Pemerintah Turki Blokir Akses Twitter

Pemerintahan  JUM'AT, 21 MARET 2014 , 13:35:00 WIB

Pemerintah Turki Blokir Akses Twitter
MBC. Layanan sosial media Twitter di Turki segera dimatikan. Demikian disampaikan Perdana Menteri Turki, Recep Tayyib Erdogan di sela-sela kampenye pemilu yang digelar di kota Bursa,  Kamis (20/3/2014).

"Sekarang ada perintah pengadilan. Twitter, mwitter, kita akan berantas itu semua," jelas Erdogan menggunakan ejekan nama Twitter.

Ia menekankan, keputusannya ini tidak akan berubah sekalipun dunia internasional mengecam.

"Mereka (masyarakat internasional) akan melihat kekuatan Republik Turki. Ini tidak ada kaitannya dengan kebebasan. Kebebasan tidak menyerang privasi seseorang," tegasnya.

Menyusul seruan Erdogan, pada hari yang sama kantor Perdana Menteri merilis pernyataan yang menyebut bahwa pihak manajemen Twitter telah mengabaikan perintah pengadilan yang menyerukan untuk menghapus sejumlah link dalam situs sosial media tersebut.


Komentar Pembaca
Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

SENIN, 14 OKTOBER 2019 , 15:16:32

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 20:51:12

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 09:57:31

Bintang Kejora Dijahit Belanda

Bintang Kejora Dijahit Belanda

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 , 09:02:00

Turun Jumpai Buruh

Turun Jumpai Buruh

RABU, 28 AGUSTUS 2019 , 09:31:00

Bobby Nasution-Bobby Zulkarnain

Bobby Nasution-Bobby Zulkarnain

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 19:47:00