>

Pengungsi Sinabung Resah Soal Kelanjutan Santunan Sewa Lahan

Sosial  SELASA, 13 JANUARI 2015 , 19:44:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Pengungsi Sinabung Resah Soal Kelanjutan Santunan Sewa Lahan
MBC. Pengungsi erupsi Sinabung yang berasal dari 4 desa di Kabupaten Karo, seperti Desa Guru Kinayan, Desa Beras Tepu, Desa Gamber dan Kuta Tonggal mulai resah atas keberlanjutan santunan tunai yang mereka terima dari pemerintah untuk biaya sewa lahan selama mereka berada di pengungsian. Menurut Ketua Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kabupaten Karo, Susanto, sewa lahan yang diberikan pemerintah akan memasuki masa akhir.

"Ada yang berakhir desember 2014 lalu dan ada juga yang berakhir Jauari 2015 ini. Nah, setelah itu bagaimana? ini yang menjadi pertanyaan para pengungsi," katanya, Selasa (13/1/2015).

Susanto mengatakan, hingga saat ini mereka masih membutuhkan dana sebesar Rp 1,8 juta tersebut untuk menyambung kehidupan mereka selama di pengungsian. Mereka mendesak agar pemerintah memberi kepastian, apakah pemberian santunan yang sama akan berlanjut atau tidak.

"Jika tidak, tolong diberi kepastian apakah pengungsi akan dikembalikan ke desa mereka atau bagaimana," ungkapnya.

Para pengungsi ini menurut, Susanto juga masih meminta kepastian mengenai adanya wacana relokasi desa dari pemerintah. Mereka mengaku khawatir atas realisasi dari wacana tersebut mengingat, relokasi terhadap 3 desa yang menjadi prioritas yakni Desa Bekerah, Desa Simacem dan Desa Suka Meriah ke kawasan hutan Siosar di Kecamatan Merek hingga saat ini belum rampung.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds