>

MPR: Kaum LGBT Salah Menafsirkan Kebebasan

Politik  MINGGU, 21 FEBRUARI 2016 , 17:56:00 WIB

MPR: Kaum LGBT Salah Menafsirkan Kebebasan
MBC. Saat ini banyak pihak yang menafsirkan implementasi kebebasan sebagai hak asasi yang harus dihormati secara kebablasan. Kebebasan diartikan bebas sebebas-bebasnya.

Begitu disampaikan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan sekitar 100 peserta dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ( KAMMI ), di aula Mesjid Saadatu Darain, Pejaten Raya, Jakarta Selatan, Minggu ( 21/2 ).

"Misalnya yang sekarang sedang banyak diperbincangkan, fenomena LGBT.  Para kaum LGBT dan simpatisannya sudah sangat terbuka menyuarakan LBGT adalah implementasi kebebasan dan hak asasi warga yang harus dilindungi. Bahkan ada pendapat yang menyatakan pernikahan sejenis baik laki-laki dengan laki-laki atau perempuan dengan perempuan harus dilegalkan dan diakui atas nama kebebasan dan hak asasi manusia," kata Hidayat.

Jika dibiarkan, kata Hidayat, hal ini akan menghancurkan tatanan demokrasi dan nilai-nilai luhur di masyarakat. Siapapun akan dengan sebebasnya berpendapat dan semaunya membuat perkumpulan yang negatif seperti LGBT, yang nyata-nyata membuat dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Ini sangat memprihatinkan dan miris. Padahal kebebasan individu atau kelompok dibatasi dengan melihat kepada hak individu atau kelompok lain juga.  Kebebasan berpendapat atau berserikat harus melihat kepada agama dan nilai-nilai luhur bangsa, jadi tidak bisa sembarangan dan begitu bebasnya tanpa kontrol," ujarnya.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds