>

Kepala BNPT: Anak Mantan Napi dan DPO Terorisme Harus Dirangkul

Peristiwa  RABU, 07 SEPTEMBER 2016 , 17:26:00 WIB | LAPORAN:

Kepala BNPT: Anak Mantan Napi dan DPO Terorisme Harus Dirangkul
MBC. Pesantren Daarusy Syifa yang berada di Dusun IV, Sei Mencirim, Kutalimbaru, Deliserdang menjadi pesantren yang pertama kali hadir di Indonesia untuk membina anak-anak mantan napi terorisme dan teroris yang masih DPO.

Pesantren yang juga didirikan oleh mantan napi terorisme, Khairul Ghazali ini diharapkan Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Suhardi Alius dapat mereduksi paham terorisme.

"Mudah-mudahan ini jadi langkah awal baik bagaimana kita bersimbiosa untuk kemaslahatan kita semua," katanya usai peletakan batu pertama pembangunan masjid BNPT di Pesantren Daarusy Syifa, Rabu (7/9).

Komjen Suhardi Alius mendukung penuh pendirian pesantren tersebut. Ia menekankan anak mantan napi ataupun DPO terorisme harus dirangkul serta dijadikan anak asuh dan keluarganya diberi pelatihan kewirausahaan.

"Anak-anak ini sangat rawan karena lebih militan dari bapaknya. Jadi tidak melulu dengan pola represif. Walaupun tindakan represif itu juga kita lakukan tapi sepantasnya," ucap  Suhardi.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds