Sepuluh Tahun Yang Lalu

Oleh: Hujan Tarigan

Rumah Kaca  MINGGU, 21 MEI 2017 , 15:15:00 WIB

Sepuluh Tahun Yang Lalu
SEPULUH tahun yang lalu, dia jatuh, tetapi tidak kalah sayang
Rakyat sudah menang!

Namun bentengnya masih kuat menjulang
Dijaga seluruh loyalis yang bertahan di pemerintahan
Kekuatannya tak luntur dimakan zaman
Kemudian kita berhenti berpesta, meributkan kekalahan kita sayang

Wajah kuyu dibalut keriput
Menatap peta dan lantakan penderitaan rakyat Indonesia
Indonesia tambah seru
Dipenuhi bandit badut dan penipu

Hari itu 21 Mei
Tawa kemenangan sementara
membuncah, membahana, membelah angkasa
sambil menyanyiakan Indonesia Raya
tapi, yang nyata
adalah undakan tangga kekalahan dan kegagalan cita-cita

Kita tidak tahu untuk siapa kita datang
kemudian kita mengibarkan bendera setengah tiang, tetapi kita lupa sayang

sebuah slogan kosong di atas kafan mau berkata:
Kita sudah gagal!

Hujan,
Sukabumi, 20 Februari 2008
(puisi ini jelas terinspirasi atas kegagalan reformasi. Terima kasih kepada Toto Sudarto Baktiar, yang telah mengingatkan bangsa ini lewat puisinya: Pahlawan Tak Dikenal)

























Komentar Pembaca
Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

KAMIS, 24 MEI 2018 , 17:00:00

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi

KAMIS, 24 MEI 2018 , 15:00:00

Elza Syarief - Keadilan (Bag.4)

Elza Syarief - Keadilan (Bag.4)

KAMIS, 24 MEI 2018 , 14:00:00

Hari Pertama MTQ ke 51 dan FSN ke 40 Kabupaten Deli Serdang
Persija Menang Telak

Persija Menang Telak

RABU, 11 APRIL 2018 , 02:41:00

Warga Medan Deli Antisipasi Teroris

Warga Medan Deli Antisipasi Teroris

SENIN, 14 MEI 2018 , 12:36:00