Kemendikbud Bantah Mau Hapus Pelajaran Agama

Politik  RABU, 14 JUNI 2017 , 10:48:00 WIB | LAPORAN: ZUL HIDAYAT SIREGAR

Kemendikbud Bantah Mau Hapus Pelajaran Agama
RMOLSumut. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membantah akan meniadakan Pendidikan Agama di sekolah yang ramai jadi pemberitaan.
Justru pendidikan keagamaan yang selama ini dirasa kurang dalam jam pelajaran pendidikan agama akan semakin diperkuat melalui kegiatan ekstrakurikuler.

"Upaya untuk meniadakan pendidikan Agama itu tidak ada di dalam agenda reformasi sekolah sesuai arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)," tegas Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (Ka BKLM) Kemendikbud, Ari Santoso, dalam keterangan persnya.

Pemberitaan soal pendidikan agama ini akan dihapuskan bermula ketika wartawan bertanya kepada Mendikbud Muhadjir Effendy usai Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI kemarin mengenai apakah dengan penerapan lima hari sekolah akan meniadakan madrasah atau mengaji.

Pertanyaan tersebut dijawab Mendikbud dengan tegas bahwa sesuai Permendikbud 23/2017, sekolah dapat bekerja sama dengan lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan karakter yang sesuai dengan nilai karakter utama religiusitas atau keagamaan.

"Judul pemberitaan tersebut tidak tepat. Ada konteks yang terlepas dari pernyataan Mendikbud usai Raker dengan Komisi X tadi siang,” jelas Ari.

Dia menambahkan, bahwa Mendikbud mencontohkan penerapan penguatan pendidikan karakter yang dilakukan beberapa kabupaten seperti Kabupaten Siak yang memberlakukan pola sekolah sampai pukul 12 lalu dilanjutkan dengan belajar agama bersama para ustaz. Siswa diberi makan siang yang dananya diambil dari APBD.

Kemudian Mendikbud juga menyampaikan pola yang diterapkan Kabupaten Pasuruan. Seusai sekolah, siswa belajar agama di madrasah diniyah.

Pernyataan Mendikbud telah sesuai dengan pasal 5 ayat 6 dan ayat 7 Permendikbud tentang Hari Sekolah yang mendorong penguatan karakter religius melalui kegiatan ekstrakurikuler.

"Termasuk di dalamnya kegiatan di madrasah diniyah, pesantren kilat, ceramah keagamaan, retreat, katekisasi, baca tulis Al Quran dan kitab suci lainnya," pungkas Ari. [zul]




Komentar Pembaca
Bidang Ekonomi Jokowi-JK Perlu Dibenahi

Bidang Ekonomi Jokowi-JK Perlu Dibenahi

RABU, 28 JUNI 2017 , 14:00:00

Rizieq Bersyukur, Jokowi GNPF-MUI Bertemu

Rizieq Bersyukur, Jokowi GNPF-MUI Bertemu

RABU, 28 JUNI 2017 , 12:00:00

Said Aqil Cocok Gantikan Menteri Agama

Said Aqil Cocok Gantikan Menteri Agama

SABTU, 24 JUNI 2017 , 14:00:00

Demo Sumut Tak Paten

Demo Sumut Tak Paten

SENIN, 08 MEI 2017 , 13:51:00

Sembako Buruh

Sembako Buruh

SENIN, 01 MEI 2017 , 13:31:00

Berkunjung Ke Tambang Emas Martabe

Berkunjung Ke Tambang Emas Martabe

JUM'AT, 02 JUNI 2017 , 16:23:00