5 Pelaku Pembunuhan Sadis Dua IRT Akhirnya Dibekuk di Asahan

Kriminal  KAMIS, 13 JULI 2017 , 14:06:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

5 Pelaku Pembunuhan Sadis Dua IRT Akhirnya Dibekuk di Asahan

Foto/RMOLSumut

RMOLSumut. Petugas dari Polda Sumatera Utara dan Polres Asahan berhasil meringkus 5 orang tersangka pelaku pembunuhan sadis terhadap dua orang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Asahan. Para pelaku tersebut yakni Rudi Purba (27), Nardi Pasaribu (23) dan Ahmad Bukhori (26) dimana ketiganya merupakan eksekutor korban. Sedangkan dua orang lainnya yakni Agus Salim Hasibuan (34), warga Kecamatan Rahuning Asahan sebagai penadah hasil kejahatan serta Nurhasanah boru Siregar alias Cencen (23) yang merupakan otak pelaku dibalik aksi sadis tersebut.
Dalam pemeriksaan terungkap kasus pembunuhan tersebut bermotif sakit hati Nurhasah terhadap mantan majikannya tersebut.

"Motif pembunuhan didasari sakit hati Cencen terhadap mantan majikannya, Klara boru Sialagan. Awalnya pelaku atas nama Cencen sakit hati kepada korban Klara. Klara selain berstatus guru PNS juga menjalankan uang rentenir. Si Cencen ini orang kepercayaan si Klara, tapi udah dipecat," ujar Kapolres Asahan AKBP Kobul S Ritonga, didampingi oleh Kasubdit Jatanras Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu dan Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Bayu Putra Samara di Mapolres Asahan, Rabu (12/7) malam.

Nurhasanah alias Cencen sendiri mengaku sakit hati pada Klara karna terus didesak untuk menunjukkan surat tanah yang disimpan oleh Cencen.‎

"Surat tanahnya samaku, kusimpan. Dimintanya terus, takut kali dia kujual. Aku yang megang semua surat surat berharga punya dia," jawab Cencen saat ditanyai.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu, sebelum beraksi para pelaku terlebih dahulu merencanakan pembunuhan tersebut. Mereka merencanakannya seminggu sebelum mengeksekusi para korban.‎

"Rencana pembunuhan ini sudah direncanakan para pelaku seminggu sebelumnya. Bahkan mereka sudah mensurvei lokasi terlebih sahulu. Pembunuhan berencananya sudah jelas, karna mereka sudah tahu keadaan dan siapa saja yang ada di dalam harus dimatikan. Tapi memang targetnya si Klara," beber Faisal Napitupulu. ‎

Akibat perbuatannya, pelaku Cencen yang berperan sebagai otak pembunuhan akan  dikenakan Pasal 340 subsider 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati dan atau seumur hidup, sementara Agus Salim sebagai penadah dikenakan Pasal 480 KUHP dan tiga orang lagi yang berperan sebagai eksekutor dikenakan Pasal 340 subsider 338 dan 365 KUHP dgn ancaman hukuman mati dan atau kurungan penjara seumur hidup.

Aksi pembunuhan tersebut terjadi pada Selasa (11/7) lalu. Korbannya yakni Klara boru Sialagan, 56, warga Kecamatan Bandar Pasir Mandoge dan Nursiah boru Sirait 54, warga Susun III, Desa Lobu Rappa, Kecamatan Aek Songsongan Asahan.[rgu]

Komentar Pembaca
Kali Ini, Khofifah Pasti Menang!

Kali Ini, Khofifah Pasti Menang!

SELASA, 17 OKTOBER 2017 , 20:00:00

Singgung Pribumi, Anies Menyulut Perpecahan

Singgung Pribumi, Anies Menyulut Perpecahan

SELASA, 17 OKTOBER 2017 , 18:00:00

Anies Apresiasi Tiga Eks Gubernur DKI

Anies Apresiasi Tiga Eks Gubernur DKI

SELASA, 17 OKTOBER 2017 , 16:00:00

Wisuda Gubernur Tengku Erry Nuradi

Wisuda Gubernur Tengku Erry Nuradi

SENIN, 21 AGUSTUS 2017 , 14:41:00

Marching Band Dukung Sumut Paten

Marching Band Dukung Sumut Paten

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 12:25:00

Parkir Sembarangan

Parkir Sembarangan

KAMIS, 24 AGUSTUS 2017 , 18:13:00