KPU Tak Punya Urusan Dengan Politisasi Ritual Adat

Politik  SABTU, 12 AGUSTUS 2017 , 18:43:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

KPU Tak Punya Urusan Dengan Politisasi Ritual Adat
RMOLSumut. Komisioner KPU Sumut, Yulhasni mengatakan pihaknya tidak akan mencampuri strategi para kandidat untuk memenangkan simpatik warga dengan mempolitisasi rituas-ritual adat
Hal ini disampaikannya usai menyaksikan Theater Gordang karya Teja Purnama di Gedung Utama Taman Budaya Sumatera Utara, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Jumat (11/8) malam.

Dalam pementasan tersebut, Teja menyampaikan pesan mengenai rawannya ritual adat yang sakral dijadikan komoditas politik seperti "membeli" marga oleh para tokoh yang ingin maju di Pilgubsu 2018.

"Kita hanya mengacu pada syarat formal yang diatur sesuai peraturan. Kalau kemudian seorang tokoh "membeli" marga misalnya untuk mencari dukungan masyarakat, itu bukan urusan KPU," katanya.

Terlepas dari penabalan marga ataupun gelar adat lain terhadap seorang politisi, hal tersebut menurut Yulhasni tidak akan mempengaruhi proses di KPU. KPU tetap hanya akan mencantumkan nama para calon sesuai dengan KTP.

"Silahkan saja mereka mendapat penabalan gelar atau marga dari suku tertentu. Namun pendaftaran di KPU tetap menggunakan identitas sesuai KTP yang bersangkutan," pungkasnya.[rgu]


Komentar Pembaca
Banyak Orang Salah Paham Situasi Semenanjung Korea
Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

RABU, 21 FEBRUARI 2018 , 10:00:00

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

MINGGU, 07 JANUARI 2018 , 14:08:00

Diarak Pendukung

Diarak Pendukung

KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 11:11:00

ERAMAS Naik Betor

ERAMAS Naik Betor

SENIN, 08 JANUARI 2018 , 17:11:00