GMKI: Pemerintah dan Angkasa Pura Tak Serius Bangun Bandara Silangit.

Politik  SABTU, 12 AGUSTUS 2017 , 19:55:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

GMKI: Pemerintah dan Angkasa Pura Tak Serius Bangun Bandara Silangit.

Foto/RMOLSumut

RMOLSumut. Kebijakan Presiden Jokowi untuk menjadikan Kawasan Danau Toba sebagai pilot project 10 Objek Wisata Prioritas perlu kita apresiasi dan dukung. Presiden meminta dilakukannya pembangunan infrastruktur, salah satunya Bandara Silangit yang menjadi pintu gerbang masuknya wisatawan lokal dan mancanegara.
"Namun, sampai saat ini pembangunan Bandara Silangit masih lambat dan belum terlihat sebagai pintu gerbang objek wisata internasional," ujar Swangro Lumbanbatu, Koordinator Wilayah I  PP GMKI dan Sahat Martin Philip Sinurat Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Sahat Martin Philip Sinurat saat kami berada di Siborongborong, Tapanuli Utara (11/8).

Swangro menyatakan target Presiden dimana akan ada satu juta wisatawan ke Danau Toba akan sulit tercapai jika pembenahan infrastruktur masih dikerjakan setengah hati. Belum lagi persiapan sumber daya manusia di Kawasan Danau Toba masih belum maksimal dimana masyarakat seharusnya dilatih untuk dapat mengelola pariwisata dengan baik serta mengutamakan nilai-nilai kebudayaan, keramahan, dan pelayanan.

Seharusnya Bapak Tengku Erry Nuradi gubernur sumatera utara  juga berperan penting dalam pambagunan bandara silangit, jangan menutup mata dengan hal ini. Gubernur tidak harus perlu sibuk sekali dengan kampanye slogan,  fokuslah dalam pembangunan sumatera utara. Gubernur juga berhak bertanya kepada pemerintah Tapanuli Utara, kenapa pembangunan itu tidak jalan sesuai dengan harapan. "Jangan hanya mempercayakan penuh dengan Angkasapura dan pemerintah Tapanuli Utara.

Kalau memang pemerintah Tapanuli Utara dan Angkasa Pura tidak sanggup dengan pembangunan ini, langsung saja disampaikan. Jangan sampai kita ketinggalan dengan daerah yang lain, hanya karena pemimpin kita tidak mampu merangkul rakyat," ujarnya.

Sahat MP sinurat (Ketua Umum PP GMKI)  juga menyampaikan bahwa Bandara Silangit diresmikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2005 lalu dan pada pemerintahan saat ini, Presiden Jokowi juga sudah pernah mendarat disana. Walaupun sudah dua Presiden yang pernah datang, sangat disayangkan selama bertahun-tahun pembangunan bandara masih sangat lambat. Keseriusan dan kesiapan pemerintah pusat, BUMN terkait, dan pemerintah daerah perlu dipertanyakan.

"Beberapa minggu lalu saya baru berkunjung ke Tual, Langgur, Maluku Tenggara. Bandara Karel Sasuit Tubun yang berada disana sudah memiliki bangunan dan lahan parkir yang rapi dan berstandar internasional, padahal Presiden belum pernah datang kesana, sangat berbeda dengan Bandara Silangit. Padahal beberapa bulan lagi kita mendengar Bandara Silangit akan menerima penerbangan langsung dari Singapura," ujar Sahat.[rgu]


Komentar Pembaca
Kali Ini, Khofifah Pasti Menang!

Kali Ini, Khofifah Pasti Menang!

SELASA, 17 OKTOBER 2017 , 20:00:00

Singgung Pribumi, Anies Menyulut Perpecahan

Singgung Pribumi, Anies Menyulut Perpecahan

SELASA, 17 OKTOBER 2017 , 18:00:00

Anies Apresiasi Tiga Eks Gubernur DKI

Anies Apresiasi Tiga Eks Gubernur DKI

SELASA, 17 OKTOBER 2017 , 16:00:00

Wisuda Gubernur Tengku Erry Nuradi

Wisuda Gubernur Tengku Erry Nuradi

SENIN, 21 AGUSTUS 2017 , 14:41:00

Marching Band Dukung Sumut Paten

Marching Band Dukung Sumut Paten

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 12:25:00

Parkir Sembarangan

Parkir Sembarangan

KAMIS, 24 AGUSTUS 2017 , 18:13:00