Inilah Diagnosa Medical Check Up Abu Bakar Ba'asyir

Ragam  SABTU, 12 AGUSTUS 2017 , 20:16:00 WIB

Inilah Diagnosa Medical Check Up Abu Bakar Ba'asyir

Abu Bakar Ba'asyir/Net

RMOLSumut. Tim dokter terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir (ABB), memaparkan proses Medical Check Up (MCU) di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita (RS-JHP).
Menurut Ketua Tim Dokter Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), Joserizal Jurnalis, ABB diobersvasi di atas tempat tidurnya. Kecuali, pemeriksaan jantung dengan alat Multi Slice Computed Tomography (MSCT).

"Semua dilakukan di kamar. Jadi, alat dibawa ke kamar. Kecuali MSCT, harus keluar kamar pakai kursi roda," urai Rizal dalam konferensi pers di Kantor Pusat MER-C, Jl. Kramat Lontar, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8).

Teknisnya, sejak dirujuk ke RS-JHP, ABB mulai menjalani pemeriksaan dan observasi medis hingga malam hari. Termasuk pengambilan sampel darah pukul 23.00 WIB.

"Secara umum beliau tangguh, sehat. Ada beberapa catatan," kata Rizal.

Rinciannya, urai Rizal, dokter RS-JHP mengeluarkan dua diagnosa terhadap pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu. Untuk diagnosa utama, ABB mengalami Acute Decompensated Heart Failure (ADHF) pada Chronic Heart Failure (CHF), Heart Failure (HF) with preserved ejection fraction (HFpEF).

"Bahasa sederhananya, gagal jantung kronis. Dimana jantung tidak dapat memompa maksimal ke seluruh tubuh," terang Rizal.

Selain itu, untuk diagnosa sekunder, ABB mengalami sejumlah penyakit lainnya. Mulai dari Coroner Artery Deasease (CAD) 1 VD atau penyeakit pembuluh darah koroner, hingga Community-Acquired Pneumonia (CAP) Geriatri atau penyumbatan saluran arteri jantung, serta Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK).

Lalu, lanjut Rizal, ABB juga teridentifikasi mengalami radang pembuluh darah (Vasculitis), Chronic Venous Insufiensi (CVI) sedang atau kegagalan fungsi pembuluh darah balik (vena). Left Ventricle Hyperthrophy (LVH), AR Mild, AS Mild yang mengganggu irama jantung ringan, tepatnya pada hipertrofi ventrikel kiri.

Termasuk gangguan darah putih kurang (Leukopenia), kekurangan sel darah merah (Trombositopenia), gangguan lambung (Dispepsia), hingga Hernia Diafragmatika. [rtw/rmol]

Komentar Pembaca
Banyak Orang Salah Paham Situasi Semenanjung Korea
Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

RABU, 21 FEBRUARI 2018 , 10:00:00

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

MINGGU, 07 JANUARI 2018 , 14:08:00

Diarak Pendukung

Diarak Pendukung

KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 11:11:00

ERAMAS Naik Betor

ERAMAS Naik Betor

SENIN, 08 JANUARI 2018 , 17:11:00