Apa Maksud KPK Menggantung Kasus Suap Dana Bansos di DPRD Sumut?

OPINI  RABU, 06 SEPTEMBER 2017 , 13:28:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Apa Maksud KPK Menggantung Kasus Suap Dana Bansos di DPRD Sumut?

Swangro/Lumbanbatu

RMOLSumut. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus menuntaskan pekerjaannya dalam penanganan kasus korupsi dana Bansos dan kasus suap yang terjadi di DPRD Sumatera Utara.
Hal ini disampaikan koordinator wilayah I PP GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia), Swangro Lumbanbatu menyikapi kasus yang menurutnya belum tuntas tersebut. Menurutnya hal ini harus dituntaskan oleh KPK agar masyarakat Sumatera Utara tidak tersandera dengan kasus yabg belum tuntas tersebut.

"Kita tidak mau kasus yang belum tuntas tersebut terus membuat masyarakat Sumatera Utara tersandera dengan image provinsi terkorup," katanya, Rabu (6/9).

Swangro menjelaskan, hukuman terhadap sejumlah anggota DPRD Sumut yang sudah divonis dalam kasus tersebut sangat tidak berkeadilan, jika anggota dewan lainnya yang terindikasi ikut menerima dana namun tidak diproses.

"Ada beberapa anggota dewan yang sudah mengembalikan uang kenapa tidak ada proses terhadap mereka. Sudah sama-sama kita tau dari media bahwa ada beberapa nama yang mengembalikan uang seperti Brilian Moktar, Evi Diana, Aduhot Simamora dan lainnya. Status mereka apa sekarang dalam kasus itu, kok tak ada proses terhadap mereka," ujarnya.

Swangro memastikan kredibilitas KPK menjadi pertaruhan ketika kasus Bansos dan suap di DPRD Sumut tidak tuntas. Bahkan tidak tertutup kemungkinan KPK akan dianggap "menyandera" masyarakat dengan menggantung kasus para anggota dewan selaku perwakilan masyarakat.

"Apa maksud dari KPK sekarang?. Harus jelas, kalau memang benar-benar ingin membersihkan kasus korupsi di Sumatera Utara silahkan tuntaskan kasus yang sudah ditangani," pungkasnya.[rgu]

Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00