Kisah Perasaan Ginting, Menjadi Andalan Keluarga

Pentingnya Perlindungan Asuransi

Advertorial  SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 , 12:03:00 WIB | LAPORAN: TUAHTA ARIEF

Kisah Perasaan Ginting, Menjadi Andalan Keluarga

Perasaan Ginting

MASYARAKAT Indonesia sudah mulai menempatkan asuransi sebagai salah satu kebutuhan penting untuk kelangsungan kehidupan keluarga. Kesadaran ini tumbuh karena keberadaan asuransi dirasakan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Ini pula yang dilakukan Perasaan Ginting, seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil di Balai Wilayah Sungai Sumatera II, Direktorat Jendral Kementerian PUPR.

Ayah dari delapan anak yang kini berusia 63 tahun itu, sudah memproteksi masa depan putra-putrinya dengan asuransi kesehatan dan asuransi pendidikan dari Manulife sejak tahun 2004.

Bersama almarhum istrinya, Bage Malem br Purba, mereka berjuang memproteksi anak-anaknya dari segala risiko yang bisa saja terjadi di masa depan.  

Mereka sadar, sebagai orang tua, bentuk kasih sayang kepada anak bukan hanya sebatas membesarkan dan menafkahi anak semasa mereka hidup, tetapi juga memastikan masa depan anak-anaknya aman bahkan ketika mereka telah tiada.
Ini yang menjadi alasan, mengapa Perasaan Ginting memutuskan untuk membeli asuransi jiwa untuk dirinya dan memberikan asuransi kesehatan dan pendidikan kepada putra-putrinya.  


The ads will close in 10 Seconds