Pengamat: Kita Masih Butuh OTT KPK

Hukum  RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 10:50:00 WIB

Pengamat: Kita Masih Butuh OTT KPK

Foto/Net

RMOLSumut. Operasi tangkap tangan (OTT) yang selama ini dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih tetap dibutuhkan dalam rangka membongkar korupsi dan suap yang telah merusak negara.
Pengamat politik yang juga peneliti dari Indo Survey dan Strategy, Herman Dirgantara menganggap OTT KPK merupakan salah satu faktor yang mendorong munculnya upaya memperlemah KPK.

"Kita masih butuh OTT. Ini (korupsi) sudah level akut dan ibarat kanker, sudah menjalar ke tiap jaringan tubuh negara. Sulit dipungkiri, kegalauan terhadap OTT adalah salah satu faktor penting yang mendorong desakan untuk memperlemah KPK," tungkapnya, Rabu (13/9).

Herman justru menilai positif bila OTT menimbulkan kegaduhan seperti yang sebelumnya dipersoalkan Jaksa Agung HM Agung Prastyo.

"Justru sangat baik jika gaduh. Kalau kena OTT, praktis semua mata tertuju kepada si koruptor. Agar kapok. Mengapa, karena daya rusak korupsi tidak main-main dan sampai ke level pendidikan politik," imbuhnya.

Jaksa Agung HM Prasetyo menilai praktik pemberantasan korupsi melalui OTT kerap menimbulkan kegaduhan. Menurut dia, OTT dinilai belum mampu meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia.

"Penindakan kasus korupsi dengan melakukan operasi tangkap tangan yang dilaksanakan di negara kita yang terasa gaduh dan hingar-bingar," kata Prasetyo dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Senin (11/9).

Menurut Prasetyo, seharusnya pemberantasan korupsi dilakukan melalui penegakan hukum yang berbasis pencegahan. Ia menyarankan agar ke depan pemberantasan korupsi di Indonesia dilakukan berbasis pencegahan seperti diterapkan Singapura dan Malaysia. [rtw/rmol]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 16:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 14:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 20:00:00

Effendi Simbolon di Warkop Siantar

Effendi Simbolon di Warkop Siantar

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 16:55:00

Cek Senjata Personil

Cek Senjata Personil

KAMIS, 12 OKTOBER 2017 , 20:36:00

Press Conference AKSIS 2017

Press Conference AKSIS 2017

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 17:19:00