Sambut 10 Muharram, Pengajian Remaja Islam Gelar Tablig Akbar

Sosial  MINGGU, 01 OKTOBER 2017 , 13:46:00 WIB | LAPORAN: PUTRA

Sambut 10 Muharram, Pengajian Remaja Islam Gelar Tablig Akbar
RMOLSumut. Tablig akbar menyambut 10 Muharram 1439 H, beserta pengajian remaja Islam, digelar di Masjid Istiqomah, jalan T Amir Hamzah, Lingkungan I, Kelurahan Jati Negara, Kecamatan Binjai Utara, Sabtu (30/9) malam, sekira pukul 20.00 WIB.
Acara yang dihadiri sekitar 600 umat muslim, di mulai dengan pembacaan ayat suci Alqur'an, dan di lanjutkan dengan kata sambutan dari ketua Badan Kemakmuran Masjid Istiqomah, AKBP H Subagio.ST.MM.

Dalam sambutannya, AKBP H Subagio.ST.MM, mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya peringatan hari besar Islam 10 Muharram 1439 H, khususnya kepada pengajian ibu ibu dan pengajian remaja Islam masjid Istiqomah, serta dukungan dari seluruh masyarakat yang berada di lingkungan Masjid Istiqomah dan sekitarnya.

"Dengan terselenggaranya acara ini, semoga persatuan dan kesatuan kita di masa yang akan datang akan semakin erat, dan kita lebih mengutamakan kepentingan persatuan secara menyeluruh daripada kepentingan kelompok atau golongan," ucapnya.

Pada acara ini, Ustadz H Azanul Shauty M.Si, yang juga merupakan ketua FPI Deli Serdang, didaulat untuk memberikan Tausyah kepada ratusan umat muslim yang hadir di acara tersebut.

Dengan menggunakan jubah hijau putih, Ustadz H Azanul Shauty.M.Si, dengan tegas mengatakan bahwa hukum di Indonesia tajam di bawah, tumpul di atas.

Di hadapan para hadirin, dirinya juga dengan tegas menolak ideologi PKI, dan mengatakan hanya ideologi Pancasila yang ada di NKRI ini.

"Jangan Kasi tempat sekecil apapun untuk tumbuhnya PKI. Ulama telah mengorbankan nyawa, darah dan airmata demi kemerdekaan Indonesia," tegasnya.

Pada kesempatan itu, dirinya juga menyoroti krisis moral dan berkurangnya keimanan dan pengetahuan para anak anak remaja.

"Bayangkan saja, tidak kurang dari 100-200 pasang remaja yang Berzina setiap malam minggu. Ini tanggung jawab ulama dan kita semua," bebernya.

"Agama Islam tidak pernah hina walaupun Ahok menghina agama kita. Walaupun dikriminalisasi ataupun dihina, tidak akan berpengaruh. Selama 350 tahun negara kita dijajah Belanda, hal itu karena banyaknya pengkhianat yang punya ilmu hanya untuk dunia semata," sambung Ustadz Azanul.

Menurutnya, ada 4 pilar yang diamanahkan oleh para Nabi untuk menjadi sebuah negara adil dan makmur. Ke-4 pilar tersebut masing masing adalah Kejujuran Pemerintah, Kekuatan ulama, Kedermawanan orang kaya, dan yang terakhir sehingga menyebabkan pilar ini menjadi kuat adalah doa orang orang miskin dan yatim.



"Lihat saja Viktor Laiskodat dari partai Nasdem Provinsi NTT, dia adalah orang yang benci kepada Pancasila. Kebetulan di Masjid ini BKM nya AKBP, tolong sampaikan kepada Pak Tito (Kapolri), kenapa Jonru Ginting yang ditangkap, padahal Viktor Laiskodat yang jelas jelas menghina agama," tegasnya dengan penuh semangat.

Di akhir acara, pihak panitia membagikan beras kepada para janda, serta santunan uang untuk para anak yatim.

Turut hadir, Kapolres Binjai yang di wakili Kapolsek Binjai Utara, Ketua DPRD Kota Binjai, Camat Binjai Utara, para Ormas Islam seperti FPI, HMI, MUI. [hta] 

Komentar Pembaca
Romo Franz Magnis Suseno - Ibu Theresa (Part 4)

Romo Franz Magnis Suseno - Ibu Theresa (Part 4)

RABU, 13 DESEMBER 2017 , 20:00:00

Bela Palestina Lintasi Batas Agama dan Bangsa

Bela Palestina Lintasi Batas Agama dan Bangsa

RABU, 13 DESEMBER 2017 , 15:00:00

Titiek Soeharto Berpeluang Pimpin Golkar

Titiek Soeharto Berpeluang Pimpin Golkar

RABU, 13 DESEMBER 2017 , 15:00:00

Ucapan Selamat Tahun Baru 2018

Ucapan Selamat Tahun Baru 2018

JUM'AT, 08 DESEMBER 2017 , 11:37:00

Effendi Simbolon di Warkop Siantar

Effendi Simbolon di Warkop Siantar

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 16:55:00

Press Conference AKSIS 2017

Press Conference AKSIS 2017

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 17:19:00