Masalah Anggaran Jadi Dalih Polisi Aplikasikan Tilang Elektronik

Sosial  SABTU, 07 OKTOBER 2017 , 11:30:00 WIB

Masalah Anggaran Jadi Dalih Polisi Aplikasikan Tilang Elektronik
RMOLSumut. Tilang elektronik yang saat ini masih belum bisa dilaksanakan di ibu kota tidak hanya terkait masalah sumber daya manusia dan alat. Namun terkendala juga dengan anggaran yang ada saat ini.
Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra mengatakan, sampai saat ini pemasangan CCTV yang dilakukan hanya untuk melakukan pemantauan. Bahkan untuk CCTV baru juga hanya sebagai dengan speaker yang gunanya untuk peneguran.

"Kalau CCTV untuk tilang belum ada, karena semuanya terkait dengan anggaran," kata Halim, Jumat (6/10).

Dia menegaskan, sampai saat ini pengadaan CCTV tilang masih menunggu pengadaan dari dinas perhubungan.

"Kita sudah minta pengadaan untuk tilang elektronik, sehingga tidak perlu pengadaan CCTV bersuara karena itu hanya menegur tidak dapat meng-capture dan menindak," tegasnya.

Menurutnya, penerapan CCTV yang bisa mengcapture untuk melakukan e-tilang direncanakan akam dilakukan pada 2019. Hal ini sesuai dengan target dari korlantas yang akan melakukan integrasi data kendaraan dari seluruh Indonesia. "Kalau yang sekarang ini belum secanggih di luar negeri," ujarnya.

Untuk sementara, pihaknya akan melakukan capture secara manual dan melakukan penindakan tilang dengan e-tilang melalui android yang saat ini sudah berjalan.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan rapat dengan pihak kejaksaan untuk membahas tilang elektronik ini. Sehingga, semua pihak bisa langsung menjalankan kebijakan ini. "Kita akan bahas dulu dengan semua stake holder, kita harapkan kebijakan ini bisa segera dilaksanakan," tegasnya.

Ditempat terpisah, Sudin Perhubungan Jakarta Selatan jajaran TNI dan Kelpolisian tingkatkan razia parkir liar di sejumlah titik di Jakarta Selatan Jumat (6/10).

Kasudin Perhubungan Jakarta Selatan Christianto mengatakan, selama tiga hari yaitu tanggal 3 hingga 6 oktober pihaknya telah melakukan penindakan terhadap 87 kendaraan. Penindakan dilakukan dengan derek kerena parkir tidak sesuai aturan.  

"Selain derek kita juga lakukan cabut pentil untuk sepeda motor," tegasnya.

Razia seperti ini akan terus dilakukan hingga trotoar dan bahu jalan aman dari parkir liar.[hta/rmol]















Komentar Pembaca