UU Kepolisian Harus Dipahami Secara Komperehensif

Hukum  SABTU, 07 OKTOBER 2017 , 12:00:00 WIB

UU Kepolisian Harus Dipahami Secara Komperehensif
RMOLSumut. Pengamat kepolisian Alfons Loemau menepis pandangan mantan Ketua Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan (DISK) Badan Intelijen Negara (BIN) Drajad Wibowo Drajad Wibowo yang mengatakan bahwa UU 2/2002 tentang Kepolisian tidak mencantumkan satu ayat atau bahkan kalimat yang menyatakan anggota kepolisian "dipersiapkan dan dipersenjatai".

Menurut Alfons, UU Kepolisian dan UU TNI merupakan dua hal yang berbeda. Dalam UU TNI menurutnya jelas disebut dalam Pasal 1 butir 21 bahwa 'Tentara adalah warga Negara yang dipersiapkan dan dipersenjatai untuk tugas-tugas pertahanan Negara guna menghadapi ancaman militer maupun bersenjata'.

Sementara, dalam batang tubuh UU Kepolisian, hanya terdapat satu kalimat yang menyebut kata 'senjata', yaitu pada Pasal 15 ayat 2 butir e: 'memberikan izin dan melakukan pengawasan senjata api, bahan peledak, dan senjata tajam'.

"Lalu dalam penjelasan pasal tersebut disajikan penjelasan tentang yang dimaksud dengan senjata tajam. Pemberian izin dan pengawasan ini adalah terkait penggunaan senjata api, bahan peledak dan senjata tajam oleh masyarakat," jelas Alfons di Jakarta, Sabtu (7/10).

Jadi, menurutnya membandingkan UU Kepolisian dan UU TNI, tidaklah sebanding alias apple to apple. Karena UU tersebut menjadi pedoman hukum yang berbeda, kalau kepolisian untuk penegakan hukum sedangkan tentara adalah untuk pertahanan.


Komentar Pembaca
Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

SELASA, 16 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

SELASA, 16 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki

Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki

SENIN, 15 OKTOBER 2018 , 21:00:00

Perkasa Serahkan Bantuan

Perkasa Serahkan Bantuan

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 , 12:57:00

Menuju Pelantikan

Menuju Pelantikan

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 10:07:00

Dijemput KPK

Dijemput KPK

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 , 13:25:00



The ads will close in 10 Seconds