KPU Dan Bawaslu Harus Waspadai Kerawanan Pilgub 2018

Politik  RABU, 11 OKTOBER 2017 , 10:20:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

KPU Dan Bawaslu Harus Waspadai Kerawanan Pilgub 2018

Tengku Erry/RMOLSumut

RMOLSumut. Jajaran penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus mewaspadai beberapa potesi kerawanan dalam pemilihan gubernur Sumut 201. Imbauan ini disampaikan Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengingat tahapan Pilgubsu sudah dimulai.
Menurut Tengku Erry terdapat beberapa titik kerawanan seperti penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Biasanya dipicu masalah calon pemilih tidak terdaftar, pemilih ganda maupun pemilih fiktif. Karenanya harus disikapi dengan bijaksana, agar semua warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih, harus mendapatkan haknya.

"Titik rawan kedua adalah penetapan pasangan calon. Karena itu kami berharap KPU dan Bawaslu berpegang teguh terhadap ketentuan dan aturan main yang telah ada. Tentu ini membutuhkan komitmen kuat serta integritas penyelenggara," ujarnya, Rabu (11/10).

Sementara titik rawan ketiga kata Erry, adalah saat pelaksanaan kampanye politik. Dalam proses ini, perlu diatur dengan tujuan meminimalisir dampak negatif, serta lebih memaksimalkan tujuan kampanye tersebut. Kemudian lanjut pada poin keempat adalah penetapan pasangan terpilih.

"Pada umumnya ini akan diikuti oleh ketidakpuasan calon tertentu. Begitupun, ketidakpuasan hendaknya disalurkan melalui mekanisme hukum, bukan pengerahan massa yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea juga menyampaikan komitmen jajarannya hingga tingkat terbawah untuk menjadikan Pilgub Sumut 2018 lebih baik dan berkualitas dengan mengedepankan transparansi serta akuntabilitas. Karena itu, untuk semua kegiatan, disiapkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk jum teknisnya.

"Pertama, kami bekerja profesional, sesuai aturan yang ada. Kedua kami jaga integritas, menjaga jarak yang sama kepada semua peserta, dan ketiga transparansi," sebut Mulia sekaligus menyampaikan bahwa anggaran Pilgub yang ditampung di APBD Sumut mencapai Rp1,2 triliun dengan jumlah pemilih 10,2 juta orang.[rgu]

Komentar Pembaca
Gubernur DKI Jangan Banyak Pencitraan

Gubernur DKI Jangan Banyak Pencitraan

KAMIS, 19 OKTOBER 2017 , 22:00:00

BAZNAS Layani 1.000 Pengungsi Rohingya

BAZNAS Layani 1.000 Pengungsi Rohingya

KAMIS, 19 OKTOBER 2017 , 20:00:00

Parpol Religius Bakal Tergerus

Parpol Religius Bakal Tergerus

KAMIS, 19 OKTOBER 2017 , 16:00:00

Wisuda Gubernur Tengku Erry Nuradi

Wisuda Gubernur Tengku Erry Nuradi

SENIN, 21 AGUSTUS 2017 , 14:41:00

SK Cagub Golkar

SK Cagub Golkar

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 , 16:11:00

Parkir Sembarangan

Parkir Sembarangan

KAMIS, 24 AGUSTUS 2017 , 18:13:00