Parlindungan Purba: Silang Distribusi Solusi Mencegah Lonjakan dan Penurunan Harga Kebutuhan

Ekonomi  KAMIS, 12 OKTOBER 2017 , 15:20:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Parlindungan Purba: Silang Distribusi Solusi Mencegah Lonjakan dan Penurunan Harga Kebutuhan

Parlindungan Purba/RMOLSumut

RMOLSumut. Anggota DPD RI asal Sumatera Utara Parlindungan Purba mengatakan silang distribusi hasil pertanian seperti sayuran dan komoditi lainnya akan menjadi solusi terbaik untuk mencegah terjadinya fluktuasi harga yang sangat drastis. Dalam hal ini, peran koordinasi antara pemerintah daerah sangat diperlukan. Hal ini disampaikannya saat meninjau komoditi sayuran dan sembako di Pasar Tradisional Petisah, Medan, Kamis (12/10).
"Kalau hal ini dilakukan dengan baik tidak akan ada harga yang melonjak tinggi atau sebaliknya turun drastis," katanya.

Parlindungan mencontohkan, saat ini terjadi lonjakan harga yang sangat tinggi terhadap komoditi cabai baik cabai merah maupun cabai hijau. Sebaliknya harga komoditi bawang merosot tajam karena pasokan barang yang sangat banyak. Hal ini menurutnya dapat disiasati dengan melakukan distribusi silang antar daerah yang memiliki pasokan berlimpah dengan daerah yang kekurangan pasokan.

"Artinya begini, cabai sekarang dari gunung minim karena cuaca. Nah, pemda disini bisa berkoordinasi dengan pemda lain yang pasokan cabainya sedang melimpah karena cuaca disana mungkin berbeda. Kemudian bawang, kalau disini sekarang anjlok karena pasokan berlimpah, tentu bisa dicarikan pasarnya di daerah lain yang sedang kekurangan bawang. Begitu polanya," ujarnya.

Sosok yang menjabat Komite II DPD RI ini memastikan jika kebijakan tersebut dilakukan dengan baik oleh pemerintah daerah, maka harga akan relatif stabil. Persoalannya menurutnya, hingga saat ini wadah untuk pengembangan koordinasi tersebut belum ada sehingga persoalan harga cenderung hanya dianggap menjadi urusan pemerintah pusat saja.

"Pemerintah daerah saya kira harus ikut berperan, agar kerja keras pemerintah pusat bisa disahuti mengenai harga. Saya kira perlulah dibentuk forum yang didalamnya melibatkan konsumen, pemerintah, pedagang hingga petani yang tujuannya untuk memonitor harga dan pasokan barang," sebutnya.

Sebelumnya dalam kunjungan tersebut, seorang pedagang bernama Cut Nurmala langsung mengadukan kondisi harga barang-barang komoditi hasil pertanian yang dijualnya kepada Parlindungan Purba. Fluktuasi harga yang sangat tidak stabil menurutnya membuat pembeli berkurang secara drastis.

"Kalau bisa pemerintah membuat stabil hargalah. Seperti sekarang harga cabai dari Rp 20 ribu jadi Rp 40 ribu, pembeli langsung sepi. Kalau stabil kan misalnya di kisaran harga Rp 20-25 ribu, pembeli masih banyak," sebutnya.[rgu]

Komentar Pembaca
Romo Franz Magnis Suseno - Ibu Theresa (Part 4)

Romo Franz Magnis Suseno - Ibu Theresa (Part 4)

RABU, 13 DESEMBER 2017 , 20:00:00

Bela Palestina Lintasi Batas Agama dan Bangsa

Bela Palestina Lintasi Batas Agama dan Bangsa

RABU, 13 DESEMBER 2017 , 15:00:00

Titiek Soeharto Berpeluang Pimpin Golkar

Titiek Soeharto Berpeluang Pimpin Golkar

RABU, 13 DESEMBER 2017 , 15:00:00

Ucapan Selamat Tahun Baru 2018

Ucapan Selamat Tahun Baru 2018

JUM'AT, 08 DESEMBER 2017 , 11:37:00

Effendi Simbolon di Warkop Siantar

Effendi Simbolon di Warkop Siantar

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 16:55:00

Press Conference AKSIS 2017

Press Conference AKSIS 2017

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 17:19:00