Dahnil: Dugaan Keterlibatan Kapolri Di Kasus Impor Daging Sapi Harus Diusut

Hukum  SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 17:39:00 WIB

Dahnil: Dugaan Keterlibatan Kapolri Di Kasus Impor Daging Sapi Harus Diusut

Dugaan itu bahkan mengarah ke Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, yang beberapa hari sebelum kasus ini mencuat menerima gelar profesor dan gurubesar dari Perguruan Tinggi Ilmu Keposian (PTIK) .

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Azhar Simanjuntak mendesak KPK untuk mengusut dugaan perusakan barang bukti ini secara hukum.

"Menghilangkan barang bukti kan sudah jelas tindak pidana ya, jadi harus diusut secara pidana," ungkap Dahnil saat dihubungi wartawan, Senin (6/11).

Meski demikian, Dahnil mengaku tidak tahu menahu mengenai keterlibatan Tito dalam dugaan aliran dana suap impor sapi tersebut. Pun begitu, Dahnil tetap meminta dugaan tersebut tetap diusut

"Harus (panggil Kapolri). Kalau ada tindak pidana, siapapun yang terlibat harus dipanggil. Saya tidak tahu (keterlibatan Kapolri), tapi memang harus diusut," sambung Dahnil.

KPK telah mengembalikan dua penyidik kepada kepolisian, yaitu AKBP Roland Rinaldy dan Kompol Harun kepada Polri lantaran keduanya diduga menghapus nama petinggi kepolisian yang menerima aliran suap kasus impor daging sapi, dalam dokumen yang diperoleh KPK.

Adapun dalam kasus ini, mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar dan Dirut PT Impexindo, Basuki Hariman telah divonis bersalah oleh pengadilan. [krm/rmol]


Share


Komentar Pembaca
Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

KAMIS, 24 MEI 2018 , 17:00:00

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi

KAMIS, 24 MEI 2018 , 15:00:00

Elza Syarief - Keadilan (Bag.4)

Elza Syarief - Keadilan (Bag.4)

KAMIS, 24 MEI 2018 , 14:00:00

Hari Pertama MTQ ke 51 dan FSN ke 40 Kabupaten Deli Serdang
Persija Menang Telak

Persija Menang Telak

RABU, 11 APRIL 2018 , 02:41:00

Warga Medan Deli Antisipasi Teroris

Warga Medan Deli Antisipasi Teroris

SENIN, 14 MEI 2018 , 12:36:00