Geger Buku Pelajaran SD, UU Sistem Perbukuan Berati Belum Efektif

Yerusalem Ibukota Israel

Sosial  RABU, 13 DESEMBER 2017 , 11:15:00 WIB

Geger Buku Pelajaran SD, UU Sistem Perbukuan Berati Belum Efektif
RMOLSumut. Polemik isi buku pelajaran IPS yang diterbitkan PT Yudhistira, membuktikan belum efektifnya pelaksanaan UU 3/2017 tentang Sistem Perbukuan.
Dalam buku pelajaran itu, memuat Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Demikian pendapat anggota Komisi X DPR, Anang Hermansyah dalam keterangannya pagi ini (Rabu, 13/12).

"Padahal kalau sistem berjalan, tidak bakal terjadi masalah tersebut," kata Anang yang dikenal sebagai musisi.

Anang menyebutkan, dalam UU Sistem Perbukuan khususnya pasal 42 ayat 5 secara tegas diatur soal syarat isi materi buku.

"Ada lima syarat isi buku yakni tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, tidak diskriminatif berdasarkan SARA,  tidak memgandung unsur pornografi,  tidak mengandung unsur kekerasan dan tidak mengandung ujaran kebencian," papar Anang.

Sementara buku ajar IPS keluaran Yudhistira itu jelas dinilainya bertentangan dengan Pancasila.   

"Pancasila sebagai norma dasar yang memiliki spirit yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 yakni turut serta menjaga ketertiban dunia, jelas dalam kasus Israel tersebut bertentangan dengan spirit konstitusi kita. Miris saja, kita menolak penjajahan dan mendorong ketertiban dunia, tetapi buku ajar justru menjadi agen promosi Israel, " kritik Anang.  

Saran dia, pemerintah sebaiknya segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP), termasuk Peraturan Menteri (Permen) supaya pelaksanaan UU Sistem Perbukuan dapat berjalan efektif.

"Meski dalam UU,  pemerintah diberi batas waktu dua tahun sejak UU ini diundangkan,  namun saya melihat sebaiknya pemerintah agar mempercepat penerbitan PP soal Sistem Perbukuan ini. Agar UU ini dapat terlaksana dengan baik,"  jelas politisi Partai Amanat Nasional tersebut.[hta/rmol]



Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 19:00:00

Tak Ada Verifikasi Faktual Dalam UU Pemilu

Tak Ada Verifikasi Faktual Dalam UU Pemilu

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 17:00:00

Jokowi Manfaatkan Golkar

Jokowi Manfaatkan Golkar

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 15:00:00

Ucapan Selamat Tahun Baru 2018

Ucapan Selamat Tahun Baru 2018

JUM'AT, 08 DESEMBER 2017 , 11:37:00

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

MINGGU, 07 JANUARI 2018 , 14:08:00

Ketum Hanura di Pesta Bobby-Kahiyang

Ketum Hanura di Pesta Bobby-Kahiyang

JUM'AT, 24 NOVEMBER 2017 , 15:37:00