Fenomena Perwira TNI-Polri Ikut Pilkada Sangat Berbahaya

Pilkada Sumut 2018  SELASA, 02 JANUARI 2018 , 16:09:00 WIB

Fenomena Perwira TNI-Polri Ikut Pilkada Sangat Berbahaya
RMOLSumut. Fenomena perwira aktif dari TNI maupun Polri yang lebih memilih pensiun dini dari kesatuannya dinilai sangat berbahaya bagi dunia perpolitikan nasional.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago dalam diskusi bertajuk 'Pilkada Bersih dan Kotak Kosong' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/1).

"Terakhir yang saya tahu di Medan (Sumut), Letnan TNI Edy Rahmayadi, sebelumnya AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) di Jakarta. Kemudian yang sudah pensiun yaitu Letnan TNI (Purn) Sudrajat dari Jawa Barat, enggak apa-apa kalau udah pensiun, termasuk PDIP yang disebut-sebut mencalonkan Irjen Pol. Anton Charliyan dari Polri," kata Pangi.

Menurutnya, munculnya calon kepala daerah dari kalangan perwira TNI-Polri dan bukan kader, karena partai politik gagal melakukan kaderisasi dengan baik.

"Partai mengalami kaderisasi yang kurang, kering," sebut Pangi.

Alasan selanjutnya, jelas Pangi, bisa saja para perwira TNI-Polri tidak memiliki "mainan" lagi. Sehingga gampang tergoda oleh rayuan partai politik yang ingin menarik mereka.

Dosen UIN Jakarta ini mengaku sangat menyayangkan kondisi tersebut. Sebab hal itu bisa berimbas pada makin menipisnya perwira TNI-Polri terbaik. Padahal, sebagai prajurit, mereka harusnya tidak tergiur dengan dunia politik dengan tetap menjaga keutuhan NKRI.

"Kalau mereka mulai tertarik terhadap politik, ini sangat bahaya. Bisa saja pada saat pengamanan suara bukan tidak mungkin nanti TNI dan Polri akan bermain," pungkas Pangi. [hta/rmol]










Komentar Pembaca
Ijeck Mencoblos

Ijeck Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:21:00

Djarot Mencoblos

Djarot Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:29:00

Sihar Sitorus Mencoblos

Sihar Sitorus Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:43:00