Koalisi Masyarakat Sipil Bakal Gugat PP Holding Tambang

Hukum  RABU, 03 JANUARI 2018 , 13:00:00 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Bakal Gugat PP Holding Tambang
RMOLSumut.  Kebijakan holdingisasi beberapa perusahaan BUMN oleh Menteri Rini Soemarno bukan saja dinilai tidak mempunyai grand design dan membahayakan kepentingan nasional, namun juga dinilai cacat hukum dan berpotensi merugikan negara.

Karena itu Koalisi Masyarakat Sipil akan segera menggugat holding sektor pertambangan yang telah dibentuk sejak 28 November 2017 melalui Peraturan Pemerintah (PP) No 47 Tahun 2017.

Salah seorang inisiator penggugat yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil yakni Ahmad Redi menegaskan bahwa PP No 47 tersebut melanggar ketentuan UU BUMN dan UU Keuangan Negara, sehingga tidak sesuai dengan tujuan UUD 45 pasal 33 ayat 2 dan 3.

"PP 47 ini bertentangan dengan peraturan yang ada. Dia mengalihkan saham tanpa melalui persetujuan DPR yang seharusnya berperan sebagai fungsi pengawas BUMN. Karena itu kita akan gugat ke Mahkama Agung (MA) pada minggu pertama Januari 2018 ini. Draf materinya sudah kita susun," kata pengamat Hukum Sumber Daya Alam dari Universitas Tarumanegara tersebut saat dihubungi, Selasa (2/1).

Kebijakan holding tambang mengalihkan saham seri B yang terdiri atas PT Aneka Tambang (Antam) Tbk sebesar 65 persen, PT Bukit Asam (PT BA) Tbk sebesar 65,02 persen, PT Timah Tbk sebesar 65 persen, serta 9,36 persen saham PT Freeport Indonesia yang dimiliki pemerintah kepada PT Inalum (Persero).


Komentar Pembaca
PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00

#KataRakyat: Jangan Kampanye Negatif

#KataRakyat: Jangan Kampanye Negatif

RABU, 17 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Perkasa Serahkan Bantuan

Perkasa Serahkan Bantuan

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 , 12:57:00

Menuju Pelantikan

Menuju Pelantikan

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 10:07:00

Dijemput KPK

Dijemput KPK

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 , 13:25:00



The ads will close in 10 Seconds