Membaca itu ?

Catatan Irfan (CAIR)  KAMIS, 04 JANUARI 2018 , 15:10:00 WIB | OLEH: MUHAMMAD IRFAN

Membaca itu ?
KELAKAR seorang teman yang juga menjadi panutan anak muda membuat saya khawatir jika  suatu hari nanti dipakai untuk alasan pembenaran jika bangsa ini tidak perlu khawatir mengenai keaktifan membaca generasi penerusnya. Ia mengatakan sehari-harinya orang Indonesia sudah membaca kok, membaca pesan di grup, pesan pribadi dan membaca postingan-postingan media sosial, justru salah juga jika kita mengatakan hari ini anak-anak dan kita ini tidak suka membaca.
Dalam sebuah literatur Hodgson menjelaskan  membaca sebaga proses yang dilakukan oleh para pembaca agar mendapatkan pesan, yang akan disampaikan dari penulis dengan perantara media kata-kata maupun bahasa tulis. Apabila pesan tersurat dan tersirat dapat dipahami, maka proses dari membaca itu akan terlaksana secara baik.

Dari yang dijelaskan Hodgson tersebut saya memahami jika aktivitas membaca sungguh kompleks dan detail. Tujuan membaca untuk memperoleh pemahaman ini yang barangkali bisa menjadi refleksi kita semua, masikah kita menjadikan membaca sebagai cara untuk memperoleh sebuah pemahaman.

Di jaman sekolahan dulu saya ini bukanlah siswa yang pintarnya keterlaluan, tetapi guru-guru dan banyak teman mendorong saya untuk menjadi salah satu yang mengisih tim cerdas cermat yang mewakili kelas dan sekolah.

Saya masih ingat jaman SD dulu saat akan mengikuti lomba cerdas cermat saya antusias menerima banyak bahan bacaan yang di prediksi akan menjadi soal dari cerdas cermat itu. Saya lumat habis semua bahan, dibenak saya saat itu bukan soal saya bisa punya banyak bekal untuk bisa menang lomba tetapi saya ingin menimbun lebih banyak pemahaman untuk diri saya.

Di era sekolahan saya menikmati sekali bagaimana tercengangnya para guru, teman-teman lain yang tidak memperhitungkan saya sebagai seorang yang ketika SMA hanya mendapat ranking 39 dari 41 siswa bisa diandalkan untuk perlombaan cerdas cermat, apalagi ini membawa marwah kelas, mewakili gengsi puluhan orang.

Membaca dan pemahaman itu yang tidak bisa dipisahkan. Bagaimana nantinya jika banyak orang telah sama menganggap jika dengan beraktivitas di media sosial, berkirim pesan di grup, pesan personal sudah dianggap sebagai aktivitas membaca lalu buat apa lagi menganggap diri sendiri kurang membaca.

Handphone adalah alat komunikasi. Makanya dalam hemat saya segala hal yang kita lakukan dalam handphone itu adalah aktivitas berkomunikasi. Dan memang dalam aktivitas komunikas ada membaca juga cuma membaca tidak menjadi aktivitas utamanya.

Membaca sebabagai aktivitas utama yang berdiri sendiri disini yang saya maksud semakin mengikis dalam diri kita. Aktivitas membaca dalam pengertian yang dijelaskan oleh Hodgson di atas.

Membaca untuk memperoleh pemahaman. Kelakar teman saya tadi menjadi salah satu hal yang mengindikasikan bahwa memang saat ini kurangnya keinginan membaca membuat banyak orang memilih memahami itu dengan begitu praktis.
 
Kampanye literasi yang sedang disemerakkan hari ini sejatinya bisa mengembalikan pemahaman mengenai membaca kembali ke tempat yang seharusnya. Membaca sebagai aktivitas menggali pesan dengan mempergunakan kata-kata dan tulisan untuk mencapai sebuah pemahaman.
Jadi kalau menurut kamu membaca itu..??? [cair]





 

Komentar Pembaca
The Greatest Showman : Sosok P.T Barnum yang Hilang
Mengapa Marah?

Mengapa Marah?

RABU, 10 JANUARI 2018

Cagubsu dan Wagubsu dalam Karakter Mobile Legend
Martabat Peradaban Milenial

Martabat Peradaban Milenial

KAMIS, 04 JANUARI 2018

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 19:00:00

Tak Ada Verifikasi Faktual Dalam UU Pemilu

Tak Ada Verifikasi Faktual Dalam UU Pemilu

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 17:00:00

Jokowi Manfaatkan Golkar

Jokowi Manfaatkan Golkar

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 15:00:00

Ucapan Selamat Tahun Baru 2018

Ucapan Selamat Tahun Baru 2018

JUM'AT, 08 DESEMBER 2017 , 11:37:00

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

MINGGU, 07 JANUARI 2018 , 14:08:00

Ketum Hanura di Pesta Bobby-Kahiyang

Ketum Hanura di Pesta Bobby-Kahiyang

JUM'AT, 24 NOVEMBER 2017 , 15:37:00