Didukung Partai Pendukung Penista Agama, Eramas Akan Kehilangan Simpati Alumni 212

Pilkada Sumut 2018  SENIN, 08 JANUARI 2018 , 19:16:00 WIB | LAPORAN:

Didukung Partai Pendukung Penista Agama, Eramas Akan Kehilangan Simpati Alumni 212

Foto/Topan Bilardo

RMOLSumut. Isu gerakan Aksi Bela Islam atau yang dikenal sebagai 212 terbukti memberikan kontribusi yang sangat besar bagi kemenangan Anies-Sandi atas Ahok-Djarot di Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu.
Setelah Anies-Sandi dipastikan menang dan telah dilantik, isu 212 tetap santer terdengan di sejumlah daerah-daerah lain yang akan melaksanakan Pilgub pada Juni 2018 nanti. Begitu juga dengan Pilgub yang akan digelar di Sumatera Utara.

Semula, isu 212 ini identik dengan bakal pasangan calon Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas), dikarenakan pasangan ini didukung oleh Partai Gerindra, PKS, dan PAN, partai yang identik dengan gerakan 212.

Setelah Partai Golkar, Nasdem, dan Hanura juga memberikan dukungannya terhadap Eramas, banyak pihak yang meyakini bahwa isu 212 tidak bisa digunakan di Pilgub Sumut.

"Isu Djarot didukung partai pendukung penista, sebagaimana yang sudah diduga untuk menjatuhkan Djarot, akan tereleminasi dengan hadirnya partai pendukung penista di kubu Eramas," kata pengamat politik yang juga merupakan akademisi USU Dadang Darmawan Pasaribu kepada RMOLSumut.com, Senin (8/1).

Namun, Dadang memprediksi bahwa isu tentang agama akan tetap digunakan Eramas sebagai ikon pemenangan.

"Namun isu agama tetap akan digunakan Eramas untuk menjadi ikon kemenangan mereka," jelasnya.  

Isu agama yang akan digunakan Eramas tersebut, jelas Dadang, tetap akan memberikan pengaruh yang besar. Sebab, "pemilih" 212 tidak memiliki pilihan lain.
 
"Awalnya mungkin 'pemilih' 212 ragu. Namun kalau saya lihat mereka tak punya pilihan lain. Terlebih jika Tengku Erry Nuradi 'benar-benar' tak maju," tandasnya. [sfj]


Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 19:00:00

Tak Ada Verifikasi Faktual Dalam UU Pemilu

Tak Ada Verifikasi Faktual Dalam UU Pemilu

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 17:00:00

Jokowi Manfaatkan Golkar

Jokowi Manfaatkan Golkar

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 15:00:00

Ucapan Selamat Tahun Baru 2018

Ucapan Selamat Tahun Baru 2018

JUM'AT, 08 DESEMBER 2017 , 11:37:00

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

MINGGU, 07 JANUARI 2018 , 14:08:00

Ketum Hanura di Pesta Bobby-Kahiyang

Ketum Hanura di Pesta Bobby-Kahiyang

JUM'AT, 24 NOVEMBER 2017 , 15:37:00