Prabowo dan Tuduhan Mahar Politik

OPINI  JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 12:05:00 WIB

Prabowo dan Tuduhan Mahar Politik

Foto/Net

RIBUT tentang mahar politik yang dituduhkan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto cukup menarik perhatian belakangan ini. Prabowo dituduh meminta mahar kepada La Nyalla Mattalitti (LNM) sebagai syarat pencalonannya sebagai cagub di Pilkada Jawa Timur.

Kaum yang selama ini berposisi sebagai hater Prabowo seakan bertepuk tangan kegirangan, karena ada bahan yang bagus untuk menyerang bakal calon presiden pesaing terkuat Jokowi itu. Sejauh ini isu moral politik memang sulit ditemukan dari sosok Prabowo.

Pengakuan LNM bisa menjadi temuan berharga menyerang sosok Prabowo walaupun kebenaran dari tuduhan itu masih harus diuji kembali. Namun apalah arti kebenaran? Yang diharapkan bagaimana orang yang dibencinya rusak citranya di hadapan publik.

Terkait tuduhan kesiapan dana kampanye, apakah salah jika partai politik menanyakan kesiapan dana sang kandidat? Atau jika bekerjasama dengan kandidat urunan membiayai kampanye sang kandidat? Sejauh tidak memperjualbelikannya hal itu suatu yang rasional. Apalagi untuk pilkada dengan DPT besar seperti Jatim.

Secara aturan, sampai sekarang partai politik kita memang sangat dipersulit untuk memiliki dana. Saat ini dana subsidi yang diberikan untuk parpol masih jauh dari jumlah ideal. Padahal demokrasi akan sehat jika sebanding dengan alokasi dana. Mengingat fungsi partai politik amat strategis sebagai sirkulasi elit, pendidik politik, pencegah konflik, menyerap aspirasi dan sebagainya.


Komentar Pembaca
PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00

#KataRakyat: Jangan Kampanye Negatif

#KataRakyat: Jangan Kampanye Negatif

RABU, 17 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Perkasa Serahkan Bantuan

Perkasa Serahkan Bantuan

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 , 12:57:00

Menuju Pelantikan

Menuju Pelantikan

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 10:07:00

Dijemput KPK

Dijemput KPK

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 , 13:25:00



The ads will close in 10 Seconds