Rumah Kaca

Pada Sebuah Gerhana Yang Paling Sederhana

Oleh: Ramon Damora

Rumah Kaca  RABU, 31 JANUARI 2018 , 21:59:00 WIB

Pada Sebuah Gerhana Yang Paling Sederhana
sinar gerhana retak berpencar
cangkang kenangan terjauh
mengelupas lalu ngambang
kupungut dari kolong lengang

"aku merindumu, sayang"
hanya lewat bibirmu
lantang kupanggil waktu  
sewaktu-waktu

di tepi laut alismu menyusut
padam oleh lampu-lampu tua
pelabuhan tembam gemeletar
tonggak layar gigil musykil
ombak sehening mungkin
merahasia sisa sia usia

"aku merindukanmu..."

rama-rama anggun
lama-lama unggun
berbagi kabut neon
laman kantor syahbandar

penghujung saujana
gerhana separuh bejana
menaruh bandana
pada bayangan rambutmu
yang masih fana

angin bertanya,
sepikah kau
wajah yang kuziarahi

angan menyela,
siapakah kau
orang yang kucintai.[***]

Komentar Pembaca
Ijeck Mencoblos

Ijeck Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:21:00

Djarot Mencoblos

Djarot Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:29:00

Sihar Sitorus Mencoblos

Sihar Sitorus Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:43:00