Dua Alat Bukti Ini Dipegang SBY Untuk Penjarakan Firman

Politik  SELASA, 06 FEBRUARI 2018 , 18:31:00 WIB

Dua Alat Bukti Ini Dipegang SBY Untuk Penjarakan Firman

Firman Wijaya/net

RMOLSumut. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) resmi melaporkan pengacara terdakwa korupsi proyek pengadaan KTP-el Setya Novanto, Firman Wijaya ke Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (6/2).
Dalam laporan itu, SBY menilai bahwa pernyataan Firman Wijaya telah menyudutkannya dengan menyeret namanya di pusaran kasus KTP-el.

Tim Kuasa Hukum SBY, Ferdinand Hutahaean menjelaskan bahwa pihaknya melaporkan Firman Wijaya dengan Pasal 310 dan 311 KUHO juncto pasal  27 ayat 3 UU ITE.

Dia menjelaskan bahwa pernyataan Firman Wijaya yang dilaporkan adalah saat Firman memberikan keterangan di luar persidangan kepada awak media. Bukan dalam persidangan kasus korupsi KTP-el tanggal 25 Januari lalu.  

Dalam persidangan, jelasnya, mantan politisi Demokrat Mirwan Amir yang menjadi saksi tidak sama sekali menyebut bahwa SBY mengintervensi proyek KTP-el. Namun di luar persidangan, Firman menyebut bahwa SBY mengintervensi proyek ini.    

Beliau mengembangkan sendiri pernyataan Mirwan Amir. Mirwan tidak pernah menyebut SBY mengintervensi, kenapa Firman sebut SBY intervensi?” jelasnya kepada wartawan di Bareskrim Polri.  

Aada dua barang bukti yang diserahkan SBY ke Bareskrim Polri. Bukti pertama adalah video wawancara Firman Wijaya yang menyudutkan SBY yang diunduh dari YouTube.

Kedua print media online karena ini terkait media elektronik,” jelasnya. [rtw/rmol]

Komentar Pembaca
Banyak Orang Salah Paham Situasi Semenanjung Korea
Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

RABU, 21 FEBRUARI 2018 , 10:00:00

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

MINGGU, 07 JANUARI 2018 , 14:08:00

Diarak Pendukung

Diarak Pendukung

KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 11:11:00

ERAMAS Naik Betor

ERAMAS Naik Betor

SENIN, 08 JANUARI 2018 , 17:11:00