Bawaslu Bikin Deklarasi Anti Politik Uang Dan Politisasi SARA

Pilkada Sumut 2018  SABTU, 10 FEBRUARI 2018 , 13:39:00 WIB

Bawaslu Bikin Deklarasi Anti Politik Uang Dan Politisasi SARA
RMOLSumut. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar deklarasi nasional menolak politik uang dan sentimen Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan (SARA) di Pilkada Serentak 2018 di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (10/2).
"Komitmen bersama ini menjadi kunci bagi kami semua untuk secara bersama-sama menciptakan setiap tahapan Pilkada 2018 bebas dari pengaruh politik transaksional dan penggunaan SARA dalam kampanye," ujar Ketua Bawaslu RI, Abhan, kepada wartawan, Sabtu (10/2).

Abhan menuturkan, partisipasi dan komitmen seluruh penyelenggara pemilu beserta seluruh parpol yang ikut dalam kontes Pilkada merupakan kunci mewujudkan Pilkada yang berintegritas.

"Tantangan proses demokrasi kita semakin lama semakin dinamis. Tantangan tersebut bisa datang dari berbagai pihak dan sangat mungkin mempengaruhi kualitas pelaksanaan Pilkada yang berintegritas," tambahnya.

Untuk mengukuhkan komitmen melawan politik uang dan politisasi SARA dalam Pilkada Serentak 2018, seluruh perwakilan partai politik bersama-sama membacakan deklarasi.

Isi deklarasinya, "Mengawal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, bupati-wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, tahun 2018 dari praktik politik uang dan politik SARA karena merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat. Tidak menggunakan politik uang dan SARA dalam mempengaruhi pilihan pemilih. Mengajak pemilih menentukan pilihan yang cerdas berdasarkan visi, misi, dan program kerja bukan berdasarkan politik uang dan SARA. Mendukung pengawasan dan penanganan terhadap politik uang dan politisasi SARA yang dilakukan pengawas pemilu. Tidak melakukan intimidasi, ujaran kebencian, kekerasan atau aktivitas dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penanganan pelanggaran praktik politik uang dan SARA."

Usai pembacaan deklarasi, seluruh perwakilan partai politik juga membubuhkan cap telapak tangan di spanduk sebagai komitmen menolak politik uang dan SARA.

Parpol yang hadir dalam deklarasi adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hanura, Partai Bulan Bintang, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

Turut hadir dalam deklarasi tersebut yakni Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. [hta/rmol]



Komentar Pembaca
Banyak Orang Salah Paham Situasi Semenanjung Korea
Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

RABU, 21 FEBRUARI 2018 , 10:00:00

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

MINGGU, 07 JANUARI 2018 , 14:08:00

Diarak Pendukung

Diarak Pendukung

KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 11:11:00

ERAMAS Naik Betor

ERAMAS Naik Betor

SENIN, 08 JANUARI 2018 , 17:11:00