Program JKN Selayaknya Dievaluasi Dulu

Sosial  MINGGU, 11 FEBRUARI 2018 , 11:34:00 WIB

Program JKN Selayaknya Dievaluasi Dulu
RMOLSumut. Keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah berjalan hampir empat tahun menjadi sorotan khusus pemangku kebijakan di sektor kesehatan, menyusul makin banyaknya permasalahan yang mumcul dalam program tersebut.

Permasalahan-permasalahan itu antara lain defisit keuangan, tertunggaknya pembayaran kepada rumah sakit, kekosongan stok obat, disparitas infrastruktur dan pelayanan kesehatan di daerah, hingga masalah klasik seperti antrean layanan kesehatan yang panjang.

Hal itu mengemuka dalam Forum Diskusi yang digelar Center for Healthcare Policy and Reform Studies (Chapters) berjudul 'Pemikiran untuk Mengendalikan Biaya dan Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat' di Jakarta, baru-baru ini.

Hadir sebagai panelis dalam kesempatan tersebut, Chairman Chapters, Luthfi Mardiansyah; Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat UGM, Laksono Trisnantoro; Deputi Direksi Bidang Jaminan Pelayanan Kesehatan Rujukan BPJS, Andi Afdal Abdullah; Wakil Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Noor Arida Sofiana; anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Asih Eka Putri; anggota DJSN Angger P Yuwono; dan praktisi kesehatan, Rosa C Ginting.

Luthfi menilai permasalahan yang ada selama dijalankannya program JKN adalah masalah defisit keuangan serta kualitas pelayanan kepada pasien BPJS Kesehatan.


Komentar Pembaca
Trauma Healing Garudafood Untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Pantau Persiapan Natal Nasional

Pantau Persiapan Natal Nasional

RABU, 26 DESEMBER 2018 , 10:31:00

Evakuasi Taft Tenggelam

Evakuasi Taft Tenggelam

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 20:36:00



The ads will close in 10 Seconds