MUI Himbau Masyarakat Tetap Tenang Sikapi Aksi Penyerangan Pemuka Agama

Politik  SENIN, 12 FEBRUARI 2018 , 10:57:00 WIB

MUI Himbau Masyarakat Tetap Tenang Sikapi Aksi Penyerangan Pemuka Agama
RMOLSumut.  Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan aksi penyerangan kegiatan ibadah di Gereja Santa Lidwina Bedog, Sleman, Yogyakarta.
"MUI sangat menyesalkan terjadinya penyerangan terhadap Gereja St Lidwina Bedog, Yogyakarta pada saat umat Kristiani melaksanakan ibadah misa pagi di Gereja," ujar Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi melalui keterangan tertulis. Senin, (12/2).

Anggota Komisi IV FPPP DPR RI itu juga mengungkapkan MUI mengutuk keras aksi yang tidak mencerminkan ajaran dan nilai keagamaan.

"Tindakan tersebut sama sekali tidak mencerminkan ajaran nilai-nilai agama. Apa pun motifnya tindakan tersebut patut dikutuk," imbuhnya.

Aksi yang tidak dapat ditoleransi tersebut menurut Zainut harus segera diusut tuntas oleh pihak kepolisian, guna mencegah timbulnya prasangka buruk dimasyarakat yang dapat memecah belah umat.

MUI, sambung Zainut, meminta kepada aparat kepolisian untuk segera bertindak cepat dan mengusut tuntas motiv pelaku dan segera memberi keterangan kepada masyarakat agar tidak timbul fitnah dan prasangka buruk serta demi menjaga harmoni kehidupan antarumat beragama.

Dia juga berharap agar masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian untuk menjaga situasi tetap kondusif.

"MUI meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang kondusif dengan tidak menyebarkan opini, berita hoax dan berbagai isu yang justru dapat membuat gaduh dan mengganggu keamanan nasional. MUI menyampaikan simpati yang mendalam atas beberapa korban dari serangan tersebut, semoga diberikan kesabaran dan kesembuhan seperti sedia kala," pungkasnya.

Untuk diketahui, penyerangan di Gereja St. Lidwina, Sleman, Yogyakarya, terjadi pada Minggu (11/2) pagi saat misa tengah berlangsung. Penyerangan diketahui bernama Suliyono, seorang mahasiswa berusia 23 tahun. Pria asal Banyuwangi ini membawa pedang dan melukai empat orang yang tengah beribadah di dalam gereja. Polisi pun menembak pelaku karena terus menyerang jemaat dan petugas. [hta/rmol]




Komentar Pembaca
Banyak Orang Salah Paham Situasi Semenanjung Korea
Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

RABU, 21 FEBRUARI 2018 , 10:00:00

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

MINGGU, 07 JANUARI 2018 , 14:08:00

Diarak Pendukung

Diarak Pendukung

KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 11:11:00

ERAMAS Naik Betor

ERAMAS Naik Betor

SENIN, 08 JANUARI 2018 , 17:11:00