Pemkab Asahan Tanggapi Postingan "Innalillahi" Bupati Taufan Gama Simatupang

Hukum  SELASA, 13 FEBRUARI 2018 , 21:45:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Pemkab Asahan Tanggapi Postingan

Net/Foto

RMOLSumut. Atas nama santri PMDU Asahan & Warga Asahan mengucapkan Innalillahi Wainna Ilaihi Raajiun, turut berduka cita Buya Kami & Bupati Asahan Drs. H. Taufan Gama Simatupang, MAP Semoga Keluarga diberikan Ketabahan & Kekuatan…Amin," demikian isi postingan pada halaman Facebook milik Putra Hutasuhut tertanggal 11 Februari 2018 yang telah menimbulkan polemik dilingkungan masyarakat khususnya Kabupaten Asahan. Bagaimana tidak, postingan tersebut dapat memiliki multi tafsir bagi pembacanya. Namun, mayoritas pembaca mungkin menafsirkan bahwa orang nomor satu di Kabupaten Asahan telah meninggal dunia ataupun sedang sakit keras.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Asahan Drs. H. Taufan Gama Simatupang di sela menghadiri pesta pernikahan putri dari salah seorang camat di Kabupaten Asahan Senin, 12 Februari 2018 menyampaikan kepada masyarakat yang hadir bahwasanya beliau masih hidup dan Alhamdulillah masih diberi kesehatan oleh Allah Swt. Beliau juga menyampaikan bahwa kematian bukanlah suatu hal yang patut untuk ditakuti karena itu merupakan janji kita kepada Sang Pencipta. Namun, beliau menyesalkan sikap oknum yang telah menyebarkan berita yang menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, terutama di kalangan keluarga beliau. Oleh karena itu, beliau telah memberikan kuasa kepada kuasa hukum Pemkab Asahan untuk meminta klarifikasi kepada oknum tersebut dalam jangka waktu tertentu serta menyerahkan segala proses hukum yang akan timbul karenanya.

Leo L Napitupulu, dalam keterangannya selaku kuasa hukum Bupati Asahan membenarkan bahwasanya dirinya telah menerima Surat Kuasa atas nama Bupati Asahan Drs. H. Taufan Gama Simatupang, MAP tertanggal 11 Februari 2018. Beliau menyampaikan bahwasanya dirinya telah meminta klarifikasi terbuka dari Putra Hutasuhut selama 1 x 24 jam terhitung dari tanggal 11 Februari Pkl. 19.43 terkait postingan di halaman Facebook miliknya.

Selanjutnya beliau juga menyampaikan alasan mendasar Bupati Asahan bila nantinya akan menempuh jalur hukum lebih disebabkan karena postingan tersebut telah menimbulkan serangan psikis kepada keluarga terutama anak â€" anaknya. Oleh sebab itu jika nantinya akan ditempuh jalur hukum maka hal yang dipersangkakan oleh kuasa hukum adalah pelanggaran pasal 27 ayat 3 UU ITE jo Pasal 310 KUHP jo Pasal 311 KUHP dan jo Pasal 335 KUHP.

"Terkait pasal 27 ayat 3 UU ITE disebutkan tentang larangan setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik," pungkasnya.[krm]


Komentar Pembaca
#PolitisiOnTheRoad: Menggugat Surya Paloh Karena Sayang
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 19:00:00

Ma

Ma"ruf Amin Dilaporkan Ke Bawaslu

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 14:29:00

Bercanda Bareng Warga

Bercanda Bareng Warga

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 08:56:00

Salat Ghaib

Salat Ghaib

JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 17:44:00



The ads will close in 10 Seconds