Warga Siantar Kepada Ijeck: Diduakan Itu Sakit, Sebaiknya Memang Satu Saja

Pilkada Sumut 2018  MINGGU, 18 FEBRUARI 2018 , 18:57:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIK

Warga Siantar Kepada Ijeck: Diduakan Itu Sakit, Sebaiknya Memang Satu Saja

Foto/RMOL Sumut

RMOLSumut. Siantar Square, pusat kuliner di Kota Pematangsiantar mendadak heboh pada Sabtu (17/2) malam. Hal tersebut terjadi setelah para pengunjung menyadari bahwa Calon Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah berada di tengah-tengah mereka.
Para pengunjung langsung berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama pendamping Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018 itu. Bahkan, Musa Rajekshah tak sungkan saling bertukar nomor telepon.

Sambil menyapa seluruh pengunjung yang menghampirinya, pria yang akrab disapa Ijeck tersebut terus berdialog dengan warga. Sejumlah warga yang ikut berdialog juga sempat mengaku sebagai mantan pendukung JR Saragih.

"Kami selama ini dukung Pak JR bang. Tapi kabarnya Pak JR malah gagal lolos. Kalo betul-betul gagal, kami ke Eramas lah," kata Samosir ke Ijeck.

Ijeck yang turut didampingi pengurus parpol pengusung Eramas, tampak serius mendengar satu per satu keluhan warga.

"Ya kalau pas terpilih nanti, tolong UMKM lebih dikembangkan lagi Pak. Itu harapan kami pedagang yang merupakan pendukung Edy-Ijeck ini," kata seorang warga yang mengaku bernama Rasyid.

Di samping itu, seperti sedia kala, di Siantar Square juga selalu ramai dengan komunitas kreatif seperti seniman atau pengamen jalanan.

Seorang pengamen perempuan dengan kendangnya tiba-tiba menghampiri rombongan Ijeck dan menyanyikan sebuah lagu berjudul Mardua Holong.

Lagu khas berbahasa Batak yang pernah dipopulerkan Omega Trio itu mengisahkan sakitnya diduakan.

"Beginilah Pak kalau diduakan, sebaiknya memang satu aja," kata pengamen itu usai menyanyikan lagu.

Kata penutup dari pengamen itu pun langsung disambut tepuk tangan pendukung dan rombongan Eramas.

Usai menikmati penampilan dari para seniman jalanan, Ijeck kembali mendengarkan keluhan dari sejumlah komunitas driver ojek online yang mangkal di sana. [sfj]

Komentar Pembaca