ICMI Minta Polisi Tidak Lamban Tangani Penyerangan Ulama

Politik  RABU, 21 FEBRUARI 2018 , 18:43:00 WIB

ICMI Minta Polisi Tidak Lamban Tangani Penyerangan Ulama

RMOL

RMOLSumut. Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) meminta pihak Polri tidak lamban menangani kasus-kasus penyerangan ulama yang diduga dilakukan orang tidak waras alias gila.
Ketua Umum ICMI Jimly Asshidiqie berpandangan, sebaiknya polisi menuntaskan proses hukumnya dengan mengusut tuntas lebih dulu sebelum menyimpulkan motif penyerangan. Dengan begitu masyarakat bisa menilai kepolisian berpihak pada kebenaran.

"Mau ulama, pendeta, siapa saja disikat. Tidak usah percaya kalau dia ngaku sakit atau gila pokoknya tangkap dulu, proses," jelasnya dalam temu media di Kantor ICMI, Jakarta, Rabu (21/2).

Beberapa hari terakhir, sudah 21 pemuka agama di beberapa tempat menjadi korban penyerangan dan kekerasan oleh orang tidak dikenal. Salah satunya KH Umar Basri, pengasuh Ponpes Al Hidayah, Bandung.

Bahkan KH R. Prawoto dari Persis meninggal dunia setelah dianiaya menggunakan benda tajam oleh orang yang diduga gila. Juga penyerangan Gereja Santa Lidwina di Yogyakarta dan penyerangan terhadap KH Hakam Mubarok di Lamongan. [rtw/rmol] 

Komentar Pembaca
Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Perkasa Serahkan Bantuan

Perkasa Serahkan Bantuan

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 , 12:57:00

Trauma Healing Korban Gempa Lombok

Trauma Healing Korban Gempa Lombok

JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 15:50:00

Persiapan Pendakian Sabar Gorky 2018

Persiapan Pendakian Sabar Gorky 2018

SABTU, 04 AGUSTUS 2018 , 13:11:00



The ads will close in 10 Seconds