Warga Belum Paham Cara Pencoblosan Paslon Tunggal di Padang Lawas Utara

Politik  SELASA, 13 MARET 2018 , 13:19:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Warga Belum Paham Cara Pencoblosan Paslon Tunggal di Padang Lawas Utara

Ilustrasi/Net

RMOLSumut. Pihak Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Padang Lawas Utara (Paluta) mengkonfirmasi banyaknya warga yang belum mengetahui tata cara pencoblosan pada Pilkada Paluta 2018 dimana hanya terdapat satu pasangan calon yakni Andar Amin Harahap-Hariro Harahap. Diketahui meski hanya diikuti oleh satu pasangan calon, namun proses pemilihan tetap akan berlangsung dimana paslon tersebut akan melawan kotak kosong.
"Saat melakukan pemantauan di daerah terpencil, ternyata masih banyak yang tidak mengetahui nama calon ataupun tata cara pemilihan dalam pilkada melawan kotak kosong.

Tim Panwaslih Paluta baru saja melakukan pemantauan dan pengawasan di Desa Napa Gadung Laut, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas," kata Ketua Panwaslih Kabupaten Padang Lawas Utara, Mara Kali Harahap, Selasa (13/3).

Panwaslu menilai banyaknya warga yang belum memahami tata cara pencoblosan dengan satu pasangan calon ini disebabkan sulitnya mengakses desa-desa mereka. Ia menjelaskan beberapa desa di Paluta masih dikategorikan desa pedalaman yang sulit dijangkau. Selain karena infrastruktur jalan yang sulit dilalui, komunikasi juga sulit karena tidak ada jaringan.

"Masih banyak desa terpencil yang berada di pelosok kabupaten. Petugas Panwaslih harus melewati jalanan rusak di perbukitan hingga sampai bermalam di desa hanya untuk melakukan pengawasan," ujarnya.

Sementara itu, anggota Panwalih Paluta Divisi Penindakan Pelanggaran, Panggabean Hasibuan mengatakan saat ini mereka terus melakukan monitoring dan evaluasi pengawasan Pilkada Paluta 2018. Berbagai temuan mereka akan menjadi catatan yang akan ditembuskan kepada jajaran KPU Paluta.

"Banyak hal yang akan kita sampaikan kepada KPU Paluta yang menjadi catatan kita selama berlangsungnya proses monitoring dan evaluasi," sebutnya.[rgu]


Komentar Pembaca