Yuddy Chrisnandi (YCH), Aktifis TRISAKTI dan Loyalis Jokowi.

Oleh : Radius Anwar

OPINI  SELASA, 13 MARET 2018 , 19:08:00 WIB

Yuddy Chrisnandi (YCH), Aktifis TRISAKTI dan Loyalis Jokowi.

Yuddy Chrisnandi

"SETIAP masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya" Demikian sebuah penggalan kalimat yang tampil di laman 'profile picture' Black Brerry  Messenger (BBM) Yuddy Chrisnandi di tahun 2012, dimana Hp BB sangat tren dipakai banyak orang, sampai ada istilah demam BB. Namun di tahun 2012 itu juga  adalah suatu kondisi tidak sedang membawa Yuddy berada untuk mengabdikan diri  kepada Bangsa dan negara di dalam pemerintahan.
Penggalan kata- kata itu bagi saya adalah mewakilkan seluruh hasrat dan harapan banyak orang akan sebuah kepastian di dalam melihat dan menapaki masa
depan dengan penuh optimisme tanpa keragu raguan sedikitpun. Karena kata-kata itu sangat inspiratif dan funky bagi anak anak muda zaman now yang berharap
bisa menyumbangkan karya dan baktinya kepada nusa dan bangsa dengan cara dan konteks masanya dimanapun mereka berada pada suatu saat nanti ..

Saya pun terperanjat oleh sosok beliau jauh sebelum saya berkenalan dengannya dan berteman di BBM. Sosok beliau terlihat seperti seorang kesatria dengan keberanian, keyakinan dan tentunya rasa percaya diri yang tinggi saat ia bersama dengan tokoh papan atas tepatnya di tahun 2008. Nama Yuddy Chrisnandi masuk ke dalam bursa  ' pencapresan alternatif versi Dewan Integritas Bangsa (DIB) yang diinisiasi oleh Solahuddin Wahid (Gus Solah). Dalam bursa itu ada nama Sri Sultan Hamengkubowono X, Rizal Ramli, Marwah Daud Ibrahim, Taufiqurrahman Ruki, Fadel Muhamad dan Yuddy Chrisnandi. Dewan Integritas Bangsa mendeklarasikan Capres Independen sekaligus menyelenggarakan Konvensi di 10 Kota di Indonesia.  melalui penjaringan . Mulai dari sinilah nama Yuddy Chrisnandi terdengar diseluruh Indonesia .. Seorang anak muda yang berani dan percaya diri serta santun tampil dipanggung nasional.  " Nama- nama itu diusulkan secara benar melalui proses yang ketat" pungkas  adik kandung Presiden RI-4 itu. Dalam panggung publik yang berintegritas itu Nama Yuddy Chrisnandi  menyeruak semakin deras publik bursa capres alternatif tahun 2009,  layaknya Jokowi di awal tahun 2013 ketika hangat dibicarakan sebagai Bursa Capres tahun 2014. namun pada saat itu belom lah ada kepastian akan maju dari partai mana Pak Jokowi. demikian halnya  Yuddy Chrisnandi pada saat itu.

Publik saat ini seolah olah  telah berjalan melewati imajinasinya sendiri. Dimana sosok pemimpin itu bukan saja punya kapabilitas dan bersinar untuk dilihat disaat ini dengan segudang prestasinya..namun publik haruslah punya alat ukur sebuah ingatan untuk melihat sebuah perjalanan seseorang di masa lalu. Sebab  Bagaimana tidak diperhitungkan dengan tokoh tokoh yang bersinar dan lebih dahulu berbuat dan diakui atau dilekatkan pada dirinya sebagai seorang capres ?..menurut hemat saya masa lalu akan selalu menjadi 'trace dan record' perjalan seorang yang punya  dedikasi, integritas dan keberanian untuk tampil yang tidak menyodorkan diri (ke pede an) namun disodorkan sebagai calon presiden alternatif oleh DIB. Dengan tentunya berbagai masukan, penilaian dan hasil pemilihan yang selektif. DIB itu sudah lebih maju di dalam berdemokrasi secara modern terbuka dengan melakukan sebuah konvensi yang berintegritas.

Orang mulai sadar di kemudian hari dan mungkin tidak pada saat itu, namun mereka mengingatnya di kemudian hari tentang sosok anak muda yang punya kharisma. Sosok yang kita tahu sekarang ini pernah dipercaya oleh Presiden Jokowi dalam Kabinet Kerja sebagai MenPAN-RB itu (2014-2016).

Dari sejak DIB dan puncaknya sebagai MenPAN nama Yuddy Chrisnandi diperhintungkan di kancah perpolitikan nasional karena beliau dianggap kontroversial padahal itu bagian dari tugas dan tanggung jawab beliau
sebagai pembantu presiden. Dengan gayanya yang egaliter, ramah, perhatian kepada sesama, bawahan dan supel dalam bergaul.

Bahkan beliau itu sangat humoris sekali..tidak kaku dan kepo kata kids zaman now. Beliau orangnya membumi, tahu menempatkan diri dan selalu menghormati orang yang lebih tua dan merangkul yang muda. Hal ini saya rekam baik baik ketika saya bersama sama beliau hijrah politik dari Partai Golkar ke Partai Hanura, saya banyak berdiskusi, bertukar pikiran, dan mendampingi beliau dalam hal urusan pemenangan pemilu 2014 di Partai Besutan Mantan Pangab di era Orba Wiranto. Yuddy Chrisnandi kala itu juga tidak sungkan sungkan membagikan pengalaman dan ilmunya dalam berorganisasi dan berpolitik juga berbagi dalam keilmuannya. Beliau adalahseorang demokrat, moderat, inklusif dan pluralis.

Hal ini berkat sentuhan tokoh tokoh nasional yang lebih dulu dan berpengalaman bercengkrama dengannya,  seperti Pak Jusuf Kalla, Pak Susilo Bambang Yudhoyono, Pak Prabowo Soebianto Ibu Megawati Soekano Putri, Pak Bacharudin Jusuf Habibie, Pak Akbar Tanjung, Pak Wiranto, Pak Amien Rais, alm. Gus Dur serta alm. Nurcholish Madjid pada saat itu.  Beliau sangat menghormati mereka. Semua tokoh itu membentuknya menjadi seperti sekarang ini, terutama ayahandanya alm. Yess Chrisman Tisnamidjaya dan Ibundanya tercinta. Yuddy Chrisnandi tipikal orang yang 'easy going' dan bukan tipikal orang yang pendendam, beliau tak suka membuat permusuhan dan konflik yang berkepanjangan. Pernah suatu ketika beliau sebagai Ketua Bappilu dipindahkan di awal tahun 2014 oleh Pak Wiranto dari posisinya sebagai ketua bappilu partai Hanura digantikan oleh Hary Tanoe Soedibyo, saya salah satu orang yang tidak terima, namun Yuddy Chrisnandi atau panggilan akrab YCH  dengan santai dan tersenyum mengatakan kepada saya  "sudahlah kita kerja saja bantu agar perolehan suara partai semakin baik" demikian ucapnya di kediaman beliau di bilangan Tebet Jakarta Selatan.

Juga saat beliau di non aktifkan dari MenPAN RB beliau tidak merasa terganggu dan memerlihatkan muka dan hati yang kecut, beliau menganggap itu bagian dari sebuah dinamika kehidupan dan beliau merasa
berterima kasih telah dipercaya oleh Pak Jokowi memimpin Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara selama 2 tahun. Beliau adalah seorang yang loyal dan konsisten terhadap atasan walaupun berbeda garis politik sekalipun. Berselang beberapa bulan, tidak lama kemudian Yuddy Chrisnandi langsung dipercaya kembali oleh Pak Jokowi Menjadi Dubes RI untuk Ukraina. Beliau tak memersoalkan ditempatkan dimanapun asalkan bisa mengabdi kepada Ibu Pertiwi,  hari ini genap 1 tahun  terhitung sejak tanggal 13 Maret 2017 beliau dilantik. YCH adalah seorang yang  gigih mempertahankan keyakinan serta prinsipnya, seorang yang lincah  dan cekatan dalam bekerja. Dia adalah orang yang sangat loyal sekali dengan Pak Jokowi, hal ini dibuktikan dengan beliau menjadi relawan dan pembina dibeberapa komunitas pendukung Jokowi, tak dipungkiri  atau terbantahkan bahwa YCH adalah pendukung  setia Presiden Jokowi yang sekarang ini direpresentasikan sebagai wakil Indonesia di sana. Slogan ' kerja kerja kerja' dan pengabdian di bumi timur Eropa sana ia pegang teguh sebagai cerminan dan imbauan pemerintah yang beliau terjemahkan ke dalam hubungan kerja sama diplomatik untuk menjalin persahatan di negara bekas Uni Soviet itu. Juga agar Indonesia dipandang sebagai negara sahabat di mata Internasional. Kepribadian dan etos bangsa Indonesia yang dikedepankan oleh YCH sebagai semangat dari Implemantasi gagasan TRISAKTI Bung Karno kepada orang orang Eropa, yaitu Mandiri dalam bidang Ekonomi, Berdikari dalam bidang kebudayaan dan Berdaulat dalam bidang politik. Gagasan Bung  Karno inilah yang selalu digelorakan Yuddy dengan Memerkenalkan Indonesia dan Kebudayaannya.. yaitu beliau meresmikan Anjungan dan  Taman Nasional arsitektur tradisional Indonesia di Gryshko National Botanical Garden, Kyiv.  Peresmian Anjungan bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda. Anjungan itu dibangun semata mata untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia dan menjalin persahabatan, ekonomi, seni, pendidikan dengan Ukraina, Georgia, dan Armrnia. Bung Karno itu sangat dikenal, mereka tahu siapa itu ayahanda Ibu Megawati Soekarno Putri Presiden Ke-5, terlebih lagi di mata Krucev mantan orang nomer satu di negara adidaya Uni Soviet itu..

Saya berharap justru publik tidak tahu dengan pengorbanan dan loyalitas Yuddy kepada Pemimpin tertinggi di republik ini, bangsa dan negaranya terutama kepada pendiri Republik ini yaitu Bung Karno, sebagai  Loyalis, khususnya kepada Mr. President Jokowi  biarlah Tuhan,  Allah SWT yang menilai dan meridhoi atas ketulusan apa yang dilakukannya.

Selamat hari Jadi 1 tahun Pak Yuddy Chrisnandi sebagai Dubes RI untuk Ukraina.. Semoga selalu istiqomah mempertahankan dan membela NKRI.***

Penulis adalah sosok yang saat ini bergiat di The Tebet Connection




Komentar Pembaca