Jelang Pilkada, FKUB Langkat Gelar Silahturahmi Pimpinan Ormas dan Lintas Agama

Politik  RABU, 14 MARET 2018 , 01:07:00 WIB | LAPORAN: PUTRA

Jelang Pilkada, FKUB Langkat Gelar Silahturahmi Pimpinan Ormas dan Lintas Agama
RMOLSumut. Menjelang Pilkada serentak pada 27 juni 2018 mendatang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Langkat menggelar silahturahmi tokoh agama dan pimpinan organisasi masyarakat (Ormas) lintas agama se-Kabupaten Langkat, bertempat diaula Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Langkat, Selasa (13/3).
Pada acara silaturahmi tersebut, Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH, dalam bimbingan dan arahannya melalui Kabag Kesos H Syahrizal, S.Sos, M.Si, menyampaikan bahwa Agama adalah nilai inspirasi terhadap politik dan mampu memberi solusi-soluisi terhadap permasalahan kenegaraan.

Namun agama jangan dijadikan komoditas politik praktis, apalagi  pada pilkada serentak 2018  yang akan datang, sebab dapat memicu stabilitas keamanan,” sebutnya.

Sebab, akhir-akhir ini, sambung H Syahrizal,  isu politik identitas  mampu mengusik keamanan ditengah masyarakat, bahkan menjadi salah satu isu central yang viral di media sosial, sebab mengangkat perbedaan agama unsur sara dan strata sosial dan kultur budaya.

Karena hal tersebut kita harus bersinergi melawan dan menolak hal itu agar tidak menimbulkan terjadinya konflik dan pepecahan di Kabupaten Langkat khususnya dan Indonesia Umumnya,” imbuhnya.

Senada dengan ketua FKUB Provinsi Sumut Dr  H Maratua Simanjuntak, dalam kesempatan yang sama menyebutkan, Silaturahmi tokoh agama dan pimpinan organisasi masyarakat lintas agama, menjadi suatu kebutuhan yang mendesak dan harus dilaksanakan secara rutin dan kordinatif.

Apalagi saat detik detik menjelang Pilkada, guna menjaga keamanan dan ketentraman dari isu sara dan politis agama,” jelasnya.

Karena peran tokoh agama dan pimpinan keagamaan, kata Maratua, yang tergabung dalam FKUB menjadi sangat vital untuk melestarikan dan meaplikasikan triologi kerukunan umat beragama.

"Sebab peran FKUB  mampu menyampaiakan pesan pesan pembangunan, kerukunan dan  kedamaian melalui bahasa agama, khususnya menjelang dan pasca pilkada serentak mendatang,” jelasnya.

Sedangkan Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin, SIK.,MH, menyampaikan, ada tiga kondisi yang diperkirakan akan mempengaruhi pilkada tahun 2018, yang menjadi potensi sumber kerawanan, yaitu politik uang, penggunaan isu sara dan kampanye hitam dimedia sosial berupa fitnah dan ujaran kebencian.

Hal tersebut dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa, namun dapat dicegah jika kita mau bersatu dengan bersama sama  mewaspadainya, apalagi dibantu dengan peran tokoh agama dan Ormas, pasti lebih efektif,” tegasnya.

Begitu juga dengan Kakan Kemenag yang diwakilkan oleh  H Muhammad Syukri Mag.MA. Dirinya mengatakan, Substansi politik bukanlah politik identitas, melainkan program program yang dapat meningkatkan kesejahteraan.

Untuk menggiatkan hal tersebut kepada masyarakat, tepat rasanya silaturahmi tokoh agama dan ormas lintas Agama dilaksanakan sebagai upaya menjaga ketentraman dan ketertiban umum Kabupaten Langkat,” jelasnya.

Selanjutnya, ketua KPUD Langkat, Agus Arifin, mengingatkan tentang regulasi untuk sama sama menjaga ketertiban menjelang pelaksanaan Pilkada serentak, sekaligus mengajak masyarakat agar menggunakan hak suaranya pada 27 juni 2018 nanti.

Intinya jangan ada masyarakat Langkat yang Golput, dan mari sama- sama menjaga keamanan serta menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan pada Pilkada 2018 ini,” harapnya.

Panitia acara tersebut di Ketuai  oleh M Kurnia Amir, S.Sos. I, SPd.I, MM yang diikuti oleh 80  orang dari lintas eknis dan agama serta Tokoh Ormas lainya se-Kabupaten Langkat.[rtw]

Komentar Pembaca