Gelar Datuk Untuk Djarot Tak Sesuai Kaidah Budaya Dan Resam Melayu!

Pilkada Sumut 2018  SABTU, 07 APRIL 2018 , 17:50:00 WIB | LAPORAN: TUAHTA ARIEF

Gelar Datuk Untuk Djarot Tak Sesuai Kaidah Budaya Dan Resam Melayu!
RMOLSumut. Rencana penganugerahan gelar Datuk kepada Djarot Syaiful Hidayat terus mendapat penolakan. Sejumlah tokoh melayu menolak niat sekelompok masyarakat di Kabupaten Langkat yang berencana memberikan gelar adat tersebut.
"Perlu diketahui, dalam adat dan resam budaya melayu, yang memberikan anugerah gelar adat adalah pemangku adat. Dalam hal ini, Sultan," ujar Tengku Fahrizal, Tokoh Masyarakat melayu kepada RMOLSumut, Sabtu (4/7).

Dikatakan Tengku Fahrizal, dalam penganugerahan gelar pada masyarakat melayu, pemangku adat, dalam hal ini sultan, memiliki hak preogratif memberikan gelar kepada seseorang berdasarkan kriteria.

"Pemberian gelar merupakan hak preogratif sultan dengan pertimbangan atas jasa seseorang atas sumbangsih terhadap kemajuan bagi negeri," lanjut Fahrizal.

Lebih lanjut dikatakn Fahrizal, melayu memiliki identitas yang sama dengan budaya islam. Sebab itu, kriteria dan penganugerahan mengikuti kaidah hukum adat dan syariat islam," sambung Fahrizal.

Fahrizal menjelaskan, penolakan ini sama sekali tidak bertendensi politik.

"Saya pertegas, penolakan ini bukan karena politik tapi ada kaidah adat yang tak sesuai. Gelar adat tidak bisa diberikan oleh lembaga atau datuk!" tandas dia. [hta]











Komentar Pembaca
Ijeck Mencoblos

Ijeck Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:21:00

Djarot Mencoblos

Djarot Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:29:00

Sihar Sitorus Mencoblos

Sihar Sitorus Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:43:00