DPRD Sumut Sudah Biasa Anggotanya Ditangkap KPK

Politik  SENIN, 16 APRIL 2018 , 18:00:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

DPRD Sumut Sudah Biasa Anggotanya Ditangkap KPK

Wagirin Arman/RMOL Sumut

RMOL. Kasus hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melibatkan puluhan anggota DPRD Sumut ternyata membuat lembaga tersebut sudah terbiasa.
Hal ini disampaikan Ketua DPRD Sumatera Utara Wagirin Arman usai memimpin Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati HUT Sumatera Utara ke 70 di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (16/4).

Menurut Wagirin, status tersangka terhadap 10 anggota DPRD Sumut yang kini masih aktif sama sekali tidak mempengaruhi kinerja dewan. Ia bahkan mengaku pada kasus sebelumnya, mereka juga tetap mampu menyelesaikan kinerja mereka tanpa terpengaruh adanya beberapa anggota dewan yang ditangkap KPK.

"Nggak mengganggu Insya Allah kita sudah punya pengalaman dulu 12 orang anggota dewan tersangka divonis dan dihukum tetap jalan juga," katanya.

Wagirin menjelaskan, beberapa pekerjaan mereka yang tetap dapat diselesaikan tersebut yakni pengesahan APBD dan pengesahan beberapa ranperda.

"Saya pikir tidak terpengaruh signifikan. Yang namanya tersangka kita hormati azas praduga tak bersalah dan saya menghimbau jalan saja proses hukum," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, rapat paripurna DPRD Sumatera Utara hanya diikuti sekitar 50 % anggota dewan. Hal ini karena adanya jadwal pemeriksaan terhadap anggota dewan oleh KPK di Mako Brimob Polda Sumut dalam kasus dugaan menerima suap dari Gatot Pujo Nugroho. KPK sendiri sudah menetapkan 38 orang anggota dewan sebagai tersangka dalam kasus ini, dimana 10 diantaranya masih aktif sebagai anggota dewan saat ini. [sfj]

Komentar Pembaca
Ijeck Mencoblos

Ijeck Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:21:00

Djarot Mencoblos

Djarot Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:29:00

Sihar Sitorus Mencoblos

Sihar Sitorus Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:43:00