Septian Dibunuh Lewat 36 Adegan di Binjai

Kriminal  SELASA, 24 APRIL 2018 , 21:08:00 WIB | LAPORAN: PUTRA

Septian Dibunuh Lewat 36 Adegan di Binjai

Foto/RMOL

RMOL. Sebanyak 36 adegan rekonstruksi kasus pembunuhan Septian (20) warga Dusun III, Jalan Sayur, Desa Tandamhilir I, Hamparan Perak, Deli Serdang, digelar Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai yang disaksikan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Binjai di Mapolres Binjai, Selasa (24/4).
Adegan diawali dengan kedua tersangka masing masing Rama Gustiawan alias Borjong (26) dan Reza Hadi Kurniawan (21) warga Hamparan Perak, menghubungi korban untuk datang ke lokasi yang ditentukan guna menghisap sabu bareng yang sudah dibeli Borjong.

Adegan demi adegan pun berlanjut hingga memasuki adengan ke 22. Saat korban menghisap sabu, kesempatan itu dimanfaatkan Borjong untuk memukul tengkuk korban menggunakan kayu.

Kaget, korban yang masih sadar berusaha untuk melarikan diri menjauh dari keduanya. Sayang, usaha korban kandas yang akhirnya tertangkap kembali oleh tersangka.

Secara bergantian mereka melakukan pemukulan terhadap Septian hingga roboh. Kesempatan itu kembali dimanfaatkan Borjong untuk menikam leher korban. sementara Reza memegangi kaki korban.

Seperti kesetanan, Borjong kembali menikam leher korban sehingga mengucurkan darah segar. Setelah itu, Borjong membekap mulut korban hingga 30 menit untuk memastikan korban sudah meninggal.

"Setelah rekonstruksi untuk melengkapi BAP ke jaksa, selanjutnya akan dikirim berkasnya ke jaksa. Tersangka terancam hukuman mati Pasal 340 pembunuhan berencana," ujar Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hendro Sutarno.

Sementara itu, tersangka Reza sempat mendekati ayah korban, Sutiono (48) usai rekonstruksi digelar. Pria bertubuh jangkung itu membungkuk seraya berupaya meraih kaki Sutiono untuk menyampaikan permohonan maaf karena telah membunuh anaknya yang merupakan teman sepermainan mereka.

Namun upaya untuk meminta maaf gagal. Pasalnya, istri Sutino, Suriana bergegas menarik tangan sang suami sembari berujar, Reza terlalu tega habisi nyawa buah hatinya.

"Tega sekali kamu membunuh Septian. Kamu kan temannya. Kurang baik apa kami sama kamu," katanya menangis terisak sembari menjauh dari jangkauan Reza.

Dengan mata merah, Reza hanya tertunduk sambil mendorong sepeda motor milik korban menuju Gedung Satreskrim Polres Binjai.

Sutino pun mengaku kecewa terhadap perbuatan Reza yang tega membunuh anaknya, Septian. Padahal keduanya adalah teman karib.

"Mereka ini temenan sudah bertahun-tahun. Tapi sama Borjong baru kenal. Mereka sering nongkrong di depan rumah saya," kata pria bertubuh kecil ini.

Dia juga menambahkan, tidak menyangka kalau buah hatinya seorang pengguna sabu. Walaupun demikian,setelah putranya menghilang, dirinya beranggapan putranya kabur karena ingin hidup mandiri.

"Saya sempat panik karena dia menghilang berbulan-bulan. Saya sempat lapor ke Polsek juga. Tapi karena orang pintar bilang anak saya masih hidup saya berpikir positif saja," katanya.

Ibu korban yang bernama Suriana, meminta agar polisi memberikan hukuman setimpal terhadap ke dua pelaku. Suriana menganggap kedua pelaku sadis karena tega membunuh teman sendiri.

"Saya kayaknya berat untuk maafkan mereka. Mereka kok tega kali," katanya.

Dirinya mengaku sangat merasa sakit hati saat kedua pelaku bersama sama menusuk dan membekap anaknya sehingga meninggal dunia.

Sebelumnya, Septian ditemukan di kebun tebu oleh buruh panen tebu, Trinem. Septian ditemukan dengan kondisi tubuh yang hanya menyisakan tulang belulang.[rgu]

Komentar Pembaca
Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

KAMIS, 17 MEI 2018 , 20:00:00

Cawapres Prabowo Tunggu Sinyal Jokowi

Cawapres Prabowo Tunggu Sinyal Jokowi

KAMIS, 17 MEI 2018 , 15:00:00

Lobi Politik PDIP Percepat RUU Anti Terorisme