Larang #2019GantiPresiden, Pemko Medan Sandera Kebebasan Berdemokrasi

Politik  SENIN, 07 MEI 2018 , 09:35:00 WIB | LAPORAN: PUTRA

Larang #2019GantiPresiden, Pemko Medan Sandera Kebebasan Berdemokrasi

Foto/RMOL

RMOL. Terkait adanya edaran dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang mengeluarkan surat mengenai penertiban atribut #2019GantiPresiden yang kini populer ditengah masyarakat, membuat sebagian masyarakat menilai bahwa kebebasan berdemokrasi sudah tersandera.

Kecaman dan tanda tanya mulai muncul dari sebagian masyarakat yang menganggap bahwa tagar #2019gantipresiden adalah Legal, dan tidak di larang oleh KPU maupun Bawaslu.

Bahkan beberapa Ormas Islam seperti Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, merasa bingung dengan ulah Pemko Medan.

Ketua GNPF Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, dengan tegas mengatakan bahwa dengan akan di tertibkannya atribut #2019gantipresiden oleh Pemko Medan, adalah bentuk kesewenang wenangan. Menurutnya, tidak ada aturan Pemilu yang dilanggar dalam tagar #2019GantiPresiden.

"Apakah Pemko Medan gak tau???" ucap Sanni Abdul Fattah, saat di konfirmasi awak Media, Sabtu (5/5) malam.


Komentar Pembaca
Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Perkasa Serahkan Bantuan

Perkasa Serahkan Bantuan

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 , 12:57:00

Trauma Healing Korban Gempa Lombok

Trauma Healing Korban Gempa Lombok

JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 15:50:00

Persiapan Pendakian Sabar Gorky 2018

Persiapan Pendakian Sabar Gorky 2018

SABTU, 04 AGUSTUS 2018 , 13:11:00



The ads will close in 10 Seconds