Kaum Muda Harus Jadikan 20 Tahun Reformasi Sebagai Momentum Rebut Panggung Politik

Politik  SENIN, 07 MEI 2018 , 13:42:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIK

Kaum Muda Harus Jadikan 20 Tahun Reformasi Sebagai Momentum Rebut Panggung Politik

Muhammad Gusti/RMOL Sumut

RMOL. Reformasi telah memasuki usia yang tergolong dewasa, yaitu mencapai 20 tahun. Peristiwa bersejarah pada Mei 1998 itu, kaum muda melakukan pergerakan yang besar demi terciptanya perbaikan di berbagai sektor.
Dalam rangka memperingatinya,  sekelompok pemuda menggelar "Dialog 20 Tahun Reformasi" di Jakarta, Sabtu (5/5). Diskusi ini mengupas berbagi problematikan bangsa, mulai dari ekonomi, politik, partisipasi anak muda, hingga kewirausahaan dan orasi-orasi kritik masukan kepada pemerintahan yang berkuasa saat ini.

Perwakilan dari Sumut, Muhammad Gusti dalam orasinya menegaskan, momentum peringatan Hari Reformasi harus dimanfaatkan anak muda untuk merebut panggung politik di 2019.

"Kaum muda ke depan tidak boleh diam, tidak boleh acuh akan kondisi bangsa kita. Ayo rebut momentum, kita isi bersama posisi strategis bangsa ini karena sejatinya ke depan, kaum muda lah yang akan memimpin bangsa ini. Kita harus sadari bahwa ledakan bonus demografi yang menyebabkan pemuda sebagi populasi mayoritas harus disambut positif oleh berbagi pihak. Beri anak muda akses yang adil terhadap berbagi kemudahan dalam startup, hal apapun itu, baik dunia pendidikan, wirausaha, politik, dan profesional lainnya," ungkap Gusti yang juga merupakan Tokoh Muda Muhammadiyah Sumut.

Hal senada juga disampaikan pemandu dialog Dimas Oky Nugroho Ph.D yang juga Founder Kader Bangsa Fellowship Program. Ia mengatakan, "Politik ke depan harus lah politik merangkul kaum muda, sehingga politik menjamin hak-hak dasar anak muda dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa bernegara. Dialog ini juga merupakan suara dan pesan kita sebagai anak bangsa yang berharap aksec yang sama terhadap kemajuan bangsa itu sendiri, negara harus berpihak dalam wujud nyata  terhadap dukungannya anak muda itu sendiri ".

Dialog yang di pandu Dimas Oky Nugroho Ph.D ini sendiri juga sekaligus melaunching buku terbaru dengan judul "Anak Muda dan Masa Depan Indonesia", yang ditulis oleh anak muda dari berbagai latar belakang.

Turut hadir dalam dialog dan launching buku tersebut politisi Muda asal DKI Dito Ariotedjo, Aktivis HAM Haris Azhar, Wakil Bupati Trenggalek  Moc Nur Arifin, Wakil Bupati termuda di Indonesia Yohan Wahyu, peneliti, akademisi, dan ekonom. [sfj]


Komentar Pembaca
Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

KAMIS, 17 MEI 2018 , 20:00:00

Cawapres Prabowo Tunggu Sinyal Jokowi

Cawapres Prabowo Tunggu Sinyal Jokowi

KAMIS, 17 MEI 2018 , 15:00:00

Lobi Politik PDIP Percepat RUU Anti Terorisme