Penertiban #2019GantiPresiden, Pemuda Muhammadiyah: Pemko Medan Jangan Bodoh!

Politik  SENIN, 07 MEI 2018 , 14:19:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIK

Penertiban #2019GantiPresiden, Pemuda Muhammadiyah: Pemko Medan Jangan Bodoh!

Penertiban #2019GantiPresiden/Repro

RMOL. Pemerintah Kota (Pemko) Medan memerintahkan Satpol PP untuk menertibkan atribut #2019GantiPresiden di kegiatan Car Free Day dan kegiatan massal lainnya.
Pada Minggu (6/5) Satpol PP menjalankan perintah tersebut. Aksi penertiban bahkan direkam oleh warga dan menjadi viral di media sosial.

Kebijakan tersebut kemudian mendapat kritik pedas dari banyak pihak. Kali ini dari Pemuda Muhammadiyah Kota Medan.

"Pemko Medan Jangan Terlalu Bodoh dalam menyikapin persoalan Hastag #2019GantiPresiden yang dipakai dalam bentuk pakaian oleh masyarakat," kata Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Medan, Rafid Febri Ismadi saat diwawancarai RMOL Sumut, Senin (7/5).

Rafid menjelaskan, masyarakat yang menggunakan atribut #2019GantiPresiden tidak bertentangan dengan aturan apapun.

"Itu bentuk sikap kritis dan benar untuk Pemerintahan Indonesia ini. masyarakat hanya menuntut 2019 ganti presiden, bukan 2018 ganti presiden. kalau yang di buat hastag #2018GantiPresiden, itu baru salah karena sudah ada indikasi mengkudeta Presiden RI," ujar Rafid yang juga Wakil Ketua DPD KNPI Kota Medan itu.

"Jangan pernah dilarang dan ditertibkan karena mereka tidak salah," sambungnya. 

Apabila penertiban itu terus berlanjut, tegas Rafid, maka Pemko Medan akan melanggar Hak Asasi Manusia.

"Sekali lagi saya sampaikan Pemko Medan jangan bodoh dan jangan mau dijadikan alat penguasa negeri ini untuk berperang dan bermusuhan kepada masyarakat. Ingat, mereka beli kaos tersebut pakai uang mereka sendiri bukan uang Pemko Medan," demikian Rafid. [sfj]


Komentar Pembaca
Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

KAMIS, 17 MEI 2018 , 20:00:00

Cawapres Prabowo Tunggu Sinyal Jokowi

Cawapres Prabowo Tunggu Sinyal Jokowi

KAMIS, 17 MEI 2018 , 15:00:00

Lobi Politik PDIP Percepat RUU Anti Terorisme