Debat Kandidat Putaran Pertama Bikin Relawan Ini Pindah Dukung Djoss

Pilkada Sumut 2018  SABTU, 12 MEI 2018 , 15:36:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Debat Kandidat Putaran Pertama Bikin Relawan Ini Pindah Dukung Djoss

Foto/RMOLSumut

RMOLSumut. Debat kandidat putaran pertama menjadi alasan pendukung pasangan calon Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) pindah dukungan ke pasangan Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss). Hal ini diungkapkan oleh ketua relawan yang sebelumnya bernama Tapanuli Selatan Bersatu, Erwan Pulungan. Menurutnya relawan ini sebelumnya merupakan relawan pendukung Eramas. Akan tetapi pasca debat kandidat putaran pertama membuat mereka mengalihkan dukungan ke paslon nomor urut 2.

"Kita mendukung Djarot-Sihar dengan hati nurani, tanpa ada intimidasi dan paksaan. Kita lihat debat pertama, Paslon nomor 1 tidak siap untuk memimpin Sumut. Kita lihat pak Djarot dan Pak Sihar lebih mapan dan pengalaman serta lebih tahu permasalahan di Sumut dengan solusi misi dan visinya," ungkap Erwan kepada wartawan di Posko Pemenangan DJOSS se-Sumut di Jalan Cipto, Medan, Sabtu (12/5).

Dengan peralihan dukungan ini, mereka juga langsung mengganti nama relawan dari Tapsel Bersatu menjadi Tapsel Perubahan. Total anggota relawan ini menurut Erwan mencapai 3 ribu orang yang berada di Tapanuli bagian selatan.

"Pak Djarot yang layak memimpin Sumut ini. Insya Allah kita mensosialisasikan pasangan calon nomor urut 2 itu sampai ke akar rumput dan bekerja keras memenangkan pasangan ini," tutur Erwan.

Hal senada juga disampaikan, ‎Eks Ketua Padang Lawas (Palas) Bersatu, Marlin Sikumbung mengatakan elain dalam debat tidak menguasai permasalahan di Sumut. Elaktabiltas paslon nomor urut 1 terus menurun. Sementara paslon nomor urut 2 naik tajam.


Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 14:29:00

Bercanda Bareng Warga

Bercanda Bareng Warga

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 08:56:00

Salat Ghaib

Salat Ghaib

JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 17:44:00



The ads will close in 10 Seconds