Romo: Polri Tidak Profesional Tangani Aksi Teror, Kapolri Harus Mundur!

Ragam  SENIN, 14 MEI 2018 , 01:07:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIK

Romo: Polri Tidak Profesional Tangani Aksi Teror, Kapolri Harus Mundur!

Raden Muhammad Syafii (Romo)

RMOL. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Komisi III Fraksi Partai Gerindra, Raden Muhammad Syafii (Romo) mengucapkan keprihatinan yang sangat mendalam atas aksi terorisme yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok beberapa waktu lalu, dan di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (13/5) pagi.  

Terdapat dua bentuk keprihatinan yang saat ini dirasakan oleh Raden Muhammad Syafii. Pertama, banyak korban jiwa, baik dari masyarakat sipil maupun dari aparat kepolisian yang direnggut dalam dua peristiwa itu.  

"Pertama keprihatinan saya, seharusnya peristiwa itu tidak terjadi, karena telah menelan korban jiwa rakyat Indonesia yang sebagiannya justru adalah personil kepolisian. Ternyata masih ada saja manusia biadab yang kemudian melakukan tindakan-tindakan yang merugikan bangsa dan negara Republik Indonesia," katanya.

Kemudian yang kedua, Raden Muhammad Syafii prihatin, peristiwa itu justru terjadi di tempat-tempat yang secara yuridiksi berada dalam pengawasan dan penjagaan aparat kepolisian.

"Rutan Mako Brimob itu berada di tempat yang aman, karena saya pernah kesana. Dengan jeruji besi yang kuat di bawah pengawalan aparat kepolisian yang ketat. Tamu-tamu yang boleh mengunjungi warga binaan itu diseleksi dengan sangat ketat. Bahkan saking ketatnya makanan yang dibawa para tamu tidak boleh disampaikan kepada warga binaan. Tapi peristiwa kerusuhan itu terjadi, logika akal sehat saya tidak bisa mencari penyebab lain kecuali karena kelalaian atau ketidakprofesionalan polisi itu sendiri," ungkapnya.  


Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 14:29:00

Bercanda Bareng Warga

Bercanda Bareng Warga

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 08:56:00

Salat Ghaib

Salat Ghaib

JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 17:44:00



The ads will close in 10 Seconds