Pasca Bom Surabaya, Cipayung Plus Kota Medan Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Ragam  SELASA, 15 MEI 2018 , 13:47:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIK

Pasca Bom Surabaya, Cipayung Plus Kota Medan Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Foto/RMOL Sumut

RMOL. Cipayung Plus Kota Medan  mengecam keras aksi terorisme yang terjadi di Gereja dan di Polrestabes Surabaya, Jawa Timur.
Kecaman tersebut diungkapkan secara bersama-sama di sela acara Pawai Kebangsaan Cipayung Plus Kota Medan dan BEM se Sumatera Utara "Merajut Kebersamaan, Mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia", yang diselenggarakan oleh Polda Sumatera Utara di Bumi Perkemahan Sibolangit, Minggu (13/5).  

Cipayung Plus Kota Medan mengajak masyarakat untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat, dan momentum untuk saling bahu membahu dalam menciptakan kondisi yang harmonis antar elemen masyarakat. Kemudian memperkecil ruang gerak radikalisme dan terorisme di Indonesia.

Selain itu, Cipayung Plus Kota Medan mendesak pemerintah untuk hadir dalam menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi seluruh rakyat Indonesia dalam menjalankan hak beribadah, tanpa ada kekhawatiran terjadinya pengekangan dan tindakan teror.

Oleh karena itu, Cipayung Plus Kota Medan mengeluarkan sejumlah pernyataan sikap, antara lain sebagai berikut.

1. Mengecam keras perbuatan teror terhadap 3 rumah ibadah di Surabaya, mengecam segala tindakan teror yang merugikan orang lain bahkan menghilangkan nyawa orang lain dengan alasan apapun.

2. Mendesak Pemerintah Republik Indonesia, Kementerian terkait, Badan Intelijen Nasional dan Kepolisian Republik Indonesia untuk menindak tegas pelaku teror dan tidak memberikan ruang kesempatan bagi penyebaran paham radikalisme dan terorisme di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Menghimbau kepada seluruh rakyat Indonesia pada umumnya dan Masyarakat Kota Medan pada khususnya untuk saling menjaga kebersamaan dan keharmonisan di lingkungan masing-masing serta tidak terprovokasi oleh isu-isu SARA yang dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat menimbulkan gesekan di masyarakat.

4. Turut berbelasungkawa kepada keluarga korban teror. Kiranya kekuatan dan penghiburan dari Sang Empunya Kehidupan menyertai keluarga yang ditinggalkan.

Pernyataan sikap tersebut dibuat oleh Maman Silaban (Ketum GMNI Medan), Hendra Manurung (Ketum GMKI Medan), Abdul Manan Siregar (Ketum PMII Medan), Ambrin Simbolon (Ketum PMKRI Medan), Ilham Munthe (Ketum HIMMAH Medan), Ahmad Bayu Nugroho (Ketum IMM Medan), Arri Siregar (Ketum KAMMI Medan), dan Astrada (Ketum GPII Medan). [sfj]

Komentar Pembaca
SBY Prabowo Tidak Bicara Politik Di RSPAD

SBY Prabowo Tidak Bicara Politik Di RSPAD

RABU, 18 JULI 2018 , 19:00:00

Anies Pastikan Tak Maju Pilpres

Anies Pastikan Tak Maju Pilpres

RABU, 18 JULI 2018 , 15:00:00

Menteri Enggar Urus Telur Saja Tidak Becus!

Menteri Enggar Urus Telur Saja Tidak Becus!

RABU, 18 JULI 2018 , 13:00:00

Ijeck Mencoblos

Ijeck Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:21:00

Djarot Mencoblos

Djarot Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:29:00

Sihar Sitorus Mencoblos

Sihar Sitorus Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:43:00