Ketua Komisi VII: Listrik Sumut Sudah Surplus

Ekonomi  RABU, 16 MEI 2018 , 12:23:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Ketua Komisi VII: Listrik Sumut Sudah Surplus

Gus Irawan/RMOLSumut

RMOLSumut. Ketua Komisi VII DPR-RI Gus Irawan Pasaribu yang membidangi energi dan lingkungan hidup memastikan bahwa Sumut sudah melewati krisis listrik. Dia mengungkapkan hal itu di Medan, Selasa (15/5), usai pulang dari Padangsidimpuan dan menjadi pembicara pada seminar yang diadakan Indonesian Strategi dengan tema Menyorot Kinerja PLN Dalam Mengatasi Kelangkaan Listrik Di Sumatera Utara bertempat di Aula Fakultas Pertanian Universitas Graha Nusantara (UGN) Tor Simarsayang Padangsidimpuan
Gus Irawan Pasaribu yang juga wakil ketua Fraksi Gerindra di DPR-RI mengungkapkan pasokan listrik Sumut sudah bisa dikatakan surplus dengan beroperasinya pembangkit listrik terapung berkapasitas 240 megawatt (MW) dan ditambah lagi dengan beroperasinya Sarulla Geothermal 220 MW.

"Sekarang kita surplus listrik. Jadikan ini sebagai momentum kebangkitan dunia usaha. Sehingga pebisnis tak perlu lagi ragu terhadap pasok listrik sebagai bagian dari infrastruktur yang harus terpenuhi saat memulai usaha," katanya.

Dia juga meminta kepada PLN untuk jemput bola ke masyarakat dengan pasok yang berlebih. "Mereka harus belajar memasarkan listrik agar dipakai masyarakat. PLN sudah harus menjual. Karena daya yang berlimpah sekarang harus dimanfaatkan. Tak boleh terbuang," ujarnya.

Gus Irawan juga mengungkapkan keseriusan PLN dalam mendorong pembangunan tol listri. "Tol listrik ini nantinya menghubungkan semua pembangkit agar saling bantu satu sama lain. Dari seluruh jaringan yang ada di Sumatera akan menyatu sehingga bisa saling backup saat ada kelebihan dan kekurangan," ujarnya.

Dengan kondisi sekarang tidak akan ada lagi kelangkaan listrik di Sumatera Utara. Jika listrik sering padam terus hidup lagi, itu penyebabnya ada 3 faktor. Pertama kerana tidak adanya daya, kedua karena tidak adanya gardu induk (GI) dan yang ketiga masalah jaringan.

"Jika gardu induk sudah ada sementara jaringannya tak dibangun, daya tersedia, tak akan sampai ke pemakai. Kemudia jaringan yang ada juga sering mengalami masalah. Itu sebabnya kenapa listrik padam," tambahnya.

Intinya kata dia, Komisi VII DPR-RI komit memperjuangkan energi terjangkau untuk rakyat dengan harga yang terjangkau pula. Terakhir dia sampaikan kepada masyarakat terkait kenaikan tarif listrik bukanlah kesalahan PLN tetapi karena pemerintah yang mencabut subsidi listrik.[rgu]

Komentar Pembaca
SBY Prabowo Tidak Bicara Politik Di RSPAD

SBY Prabowo Tidak Bicara Politik Di RSPAD

RABU, 18 JULI 2018 , 19:00:00

Anies Pastikan Tak Maju Pilpres

Anies Pastikan Tak Maju Pilpres

RABU, 18 JULI 2018 , 15:00:00

Menteri Enggar Urus Telur Saja Tidak Becus!

Menteri Enggar Urus Telur Saja Tidak Becus!

RABU, 18 JULI 2018 , 13:00:00

Ijeck Mencoblos

Ijeck Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:21:00

Djarot Mencoblos

Djarot Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:29:00

Sihar Sitorus Mencoblos

Sihar Sitorus Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:43:00