Fadli Zon: BUMN Di Ambang Krisis Utang Yang Serius Pasti Berimbas Pada APBN

Ekonomi  KAMIS, 07 JUNI 2018 , 12:37:00 WIB

Fadli Zon: BUMN Di Ambang Krisis Utang Yang Serius Pasti Berimbas Pada APBN
RMOLSumut. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyoroti melonjaknya utang BUMN hingga Rp 1.300 triliun dalam empat tahun terakhir. Menurutnya, BUMN kita sedang berada di ambang krisis utang yang serius.

Untuk menyeimbangkan neraca keuangan, sejumlah BUMN terutama yang bergerak di bidang energi dan infrastruktur, terancam harus menghentikan investasi dalam lima tahun ke depan.

"Satu per satu masalah yang ditanam oleh rezim berkuasa saat ini mulai meletus menjadi ancaman. Kita sudah mengingatkan dari awal bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan saat perekonomian sedang lesu dan negara tak punya uang sangatlah berbahaya. Tapi Presiden berdalih bahwa pembangunan infrastruktur tak akan membebani APBN," sebut Fadli dalam keterangannya, Kamis (7/8).

"Kini kita bisa sama-sama melihat bahwa dalih tersebut tidaklah benar. Pada kenyataannya pembangunan tadi telah dibiayai oleh utang BUMN yang risikonya pasti kembali lagi ke APBN," tambahnya.

Sebagai gambaran, saat ini total utang BUMN mencapai Rp 4.825 trliun atau naik Rp 1.337 triliun dibandingkan catatan utang tahun 2014 yang sebesar Rp 3.488 triliun. Kalau diperhatikan data-data mengenai utang Indonesia, lonjakan utang sektor publik terjadi sejak tahun 2014 memang terutama disebabkan lonjakan utang BUMN.


Komentar Pembaca
Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

SELASA, 16 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

SELASA, 16 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki

Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki

SENIN, 15 OKTOBER 2018 , 21:00:00

Perkasa Serahkan Bantuan

Perkasa Serahkan Bantuan

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 , 12:57:00

Menuju Pelantikan

Menuju Pelantikan

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 10:07:00

Dijemput KPK

Dijemput KPK

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 , 13:25:00



The ads will close in 10 Seconds