Tak Seperti Warga Lainnya, Djarot Diberi Kemudahan Urus e-KTP Di Medan

Politik  SABTU, 09 JUNI 2018 , 15:26:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIK

Tak Seperti Warga Lainnya, Djarot Diberi Kemudahan Urus e-KTP Di Medan

Foto/Net

RMOLSumut. Calon Gubernur Sumut nomor urut 2 Djarot Saiful Hidayat telah menunjukkan ke publik bahwa dirinya memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) domisili Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.
Namun, publik banyak yang menilai bahwa hal itu dilakukan Djarot setelah dirinya mendapat serangan meme di media sosial. Dalam meme tersebut, Djarot dan Sihar kurang lebih disebut "Tidak bisa mencoblos di Pilgub Sumut 27 Juni 2018, tapi minta dicoblos".

Apalagi, Djarot baru menempati rumah di Medan pada 1 Maret 2018 lalu. Sementara banyak warga Medan lainnya selama lebih dari 5 bulan sejak pengurusan belum mendapatkan e-KTP.
 
Menurut pengamat politik Sumatera Utara Sohibul Anshor Siregar, mudah disimpulkan bahwa Djarot mendapat keistimewaan untuk mendapatkan e-KTP Medan Polonia tersebut.
 
"Saya tidak tahu apakah setiap orang yang menghadapi masalah yang sama, akan mempergunakan 'pengaruh' untuk beroleh kemudahan seperti Djarot. Heran juga jika Sihar Sitorus bukan penduduk Sumatera Utara namun tak melakukan hal yang sama," kata Shohibul Anshor saat diwawancarai RMOLSumut, Sabtu (9/6).

Bahkan, setelah diusut lebih lanjut, ternyata Djarot tidak pernah menyerahkan surat pindah domisili ke Kecamatan Medan Polonia. Pihak Kecamatan pun diketahui belum pernah mengeluarkan surat rekomendasi pengurusan e-KTP untuk Djarot.

"Saya kira tidak ada aturan yang dilanggar meski jika mengingat suket yang tempo hari dibagi-bagi oleh Djarot di Deliserdang, terasa janggal secara etika," jelas Shohibul.

Sementara untuk berbagai kejanggalan yang ada di balik pencetakan e-KTP Djarot tersebut, lanjut Shohibul, masyarakat lebih pantas untuk menilainya. 

"Terserah penilaian rakyat, apakah prioritas untuknya dianggap pantas," demikian Shohibul. [sfj]


Komentar Pembaca