Yudi Latif Mundur, Angkatan Muda Muhammadiyah Berharap Jokowi Tunjuk Anak Muda Pimpin BPIP

Politik  SABTU, 09 JUNI 2018 , 18:31:00 WIB | LAPORAN: TUAHTA ARIEF

Yudi Latif Mundur, Angkatan Muda Muhammadiyah Berharap Jokowi Tunjuk Anak Muda Pimpin BPIP

M Gusti/RMOLSumut

RMOLSumut. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) masih mengalami kekosongan kepemimpinan pasca mundurnya Yudi Latif dari jabatan Kepala BPIP. Hal ini mengundang reaksi dari berbagai kalangan mengingat pengangkatan mereka dilakukan langsung oleh presiden Joko Widodo atas berbagai pertimbangan yang sangat selektif.
Kader Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Muhammad Gusti dalam keterangan tertulisnya kepada RMOLSumut mengatakan presiden sebaiknya tidak asal pilih calon pengganti Yudi Latif.

"Presiden Jokowi sebaiknya sangat selektif dalam memilih pimpinan BPIP selanjutnya. Ia haruslah  sosok yang berintegritas dan mampu menyatukan berbagai pihak yang ada. Menurut saya sosok itu semestinya adalah anak muda, mengingat audiens dari BPIP ini sesungguhnya adalah para anak muda," katanya.

Penunjukan calon pengganti dari kalangan anak muda dengan kualifikasi tertentu menurutnya perlu guna memperkuat komitmen kebangsaan dalam pemahaman dan pengamalan Pancasila.

"Presiden harus lebih banyak melibatkan anak muda dalam berbagai sektor pembangunan. Kemajuan Indonesia ini, belajar dari sejarah, sunatullah-nya adalah dengan melibatkan dukungan anak muda. Seperti yang kita sudah maklumi, anak muda adalah agen perubahan suatu bangsa dalam menata arah baru kemajuan Indonesia sejak dulu hinggi kini. Kemenangan Jokowi pada pemilu kemarin pun tak lepas oleh kuatnya dukungan unsur anak muda di sekelilingnya" ujar mantan Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara ini.

Sebelumnya publik dikejutkan dengan beredarnya kabar mundurnya Yudi Latif sebagai Kepala BPIP. Yudi menyatakan mundur dari jabatannya melalui pernyataannya di akun Facebook miliknya. Hal tersebut juga sudah diketahui secara resmi oleh Presiden Jokowi sebagaimana diungkap Johan Budi Jubir Istana Kepresidenan.[rgu]

Komentar Pembaca