Kontroversi e-KTP Djarot, Walikota Harus Copot Kadis Dukcapil Dan Camat Medan Polonia

Politik  SELASA, 12 JUNI 2018 , 19:58:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIK

Kontroversi e-KTP Djarot, Walikota Harus Copot Kadis Dukcapil Dan Camat Medan Polonia

Foto/Net

RMOLSumut. Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 2 Djarot Saiful Hidayat membuat heboh warga Kota Medan. Bukan karena program, melainkan karena Djarot seolah diistimewakan dalam mendapatkan e-KTP Kota Medan.
Tak sedikit warga melalui media sosial mengutarakan kekecewaannya. Pasalnya, banya warga yang sudah hampir satu tahun lalu mengurus pembuatan e-KTP, hingga saat ini belum mendapatkan cetakan e-KTP.

Untuk itu, Walikota Medan Tengku Dzulmi Eldin harus mengevaluasi Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Kadis Dukcapil) Pemko Medan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Jong Medan M. Abdullah Sitorus saat diwawancarai RMOLSumut, Selasa (12/6).

"Masih banyak warga Medan yang belum mendapatkan e-KTP, padahal sudah hampir setahun melakukan perekaman. Oleh karenanya Disdukcapil Kota Medan melakukan hal yang dapat mencederai nama baik Pemko Medan di mata warganya dengan mengeluarkan e-KTP Djarot hanya dalam waktu kurang lebih 3 bulan saja. Walikota harus berani mengevaluasinya, kalau terbukti Disdukcapil memberi keistimewaan pada Djarot, Kadisnya harus dicopot," katanya

Selain itu, Abdullah juga menyoroti klarifikasi Camat Medan Polonia yang menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah menerima berkas surat pindah dari Djarot Saiful Hidayat dan tak pernah memberikan rekomendasi pengurusan e-KTP.

"Camat Medan Polonia jangan 'buang badan'. Seharusnya jika ada pendatang baru menetap di Kota Medan, dan hingga lebih dari satu bulan tidak mengurus surat pindah, Camat ataupun instansi di bawah kepemimpinannya harus melakukan tindakan tertentu kepada orang tersebut. Kalau setiap ada pendatang baru menetap sekian bulan lamanya dibiarkan begitu saja, jika ternyata itu teroris, siapa yang mau bertanggung jawab," ungkapnya.

Oleh karena itu, tegas Abdullah, Walikota juga harus segara mencopot Agha Novrian dari jabatan Camat Medan Polonia.

"Ini juga merupakan suatu keteledoran dari Camat Medan Polonia, Walikota harus mencopot saudara Agha Novrian dari jabatan Camat Medan Polonia.," tandasnya. [sfj]

Share


Komentar Pembaca
Rachmawati: Ada Deal Politik Di SP3 Kasus Sukma
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

JUM'AT, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Haul Bung Karno Di Blitar Sudah Dipolitisasi

Haul Bung Karno Di Blitar Sudah Dipolitisasi

KAMIS, 21 JUNI 2018 , 19:00:00

Warga Medan Deli Antisipasi Teroris

Warga Medan Deli Antisipasi Teroris

SENIN, 14 MEI 2018 , 12:36:00